Leony menyambut undangan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk berdialog soal anggaran 2024 dan isu publik lainnya.
Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengundang penyanyi Leony Vitria Hartanti, untuk berdialog secara terbuka. Dalam dialog itu akan dibahas soal laporan keuangan Pemkot Tangsel tahun anggaran 2024.
Undangan tersebut disampaikan Benyamin setelah Leony melontarkan kritik terhadap anggaran Pemkot Tangsel melalui media sosial beberapa waktu lalu.
Menanggapi ajakan tersebut, Leony mengucapkan terima kasih dan menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam dialog terbuka.
“Selamat malam Bapak Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Terima kasih karena Bapak membuka kesempatan untuk berdialog dengan saya,” ujar Leony dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Meski menyambut positif ajakan itu, Leony meminta agar warga Tangsel diikutsertakan dalam dialog tersebut. “Terima kasih sekali, saya terima undangannya. Tapi yang lebih penting, Pak, bukan cuma ke saya saja ya, tapi ke seluruh masyarakat Tangsel,” ujarnya.
Selain itu, Leony berharap pembahasan tidak hanya soal laporan keuangan tahun 2024, melainkan juga persoalan lainnya seperti penanganan sampah.
“Ada beberapa hal yang saya dan mungkin juga masyarakat Tangsel ingin sampaikan, seperti soal sampah dan infrastruktur jalanan,” tegasnya.
Baca juga:
-
Anggaran Pemkot Tangsel Disorot: Tidak Prioritaskan Kepentingan Publik?
-
Artis Leony Ungkap Konsumsi Rapat Pemkot Tangsel Rp60 Miliar
Di akhir videonya, Leony menyatakan kesiapan untuk hadir dan menunggu undangan resmi dari Pemkot Tangsel.
“Yang pasti saya tunggu undangannya, Pak. Bisa hubungi saya langsung, terserah lewat apa saja,” pungkasnya mantan anggota Trio Kwek Wek ini.
Respons Wali Kota Tangsel
Sebelumnya, Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kritik Leony tidak akan dibawa ke ranah hukum. Ia justru melihatnya sebagai bentuk masukan yang konstruktif bagi pemerintah daerah.
“Enggak akan melaporkan. Saya hanya ingin menjelaskan saja. Mudah-mudahan semuanya clear,” kata Benyamin di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Serpong, Selasa (23/9/2025).
Ia menyebut unggahan Leony bukan hal yang perlu diperdebatkan panjang dan membuka peluang untuk menjelaskan langsung jika diperlukan.
“Tergantung kebutuhan. Kalau beliau butuh penjelasan, kami siap jelaskan. Tapi kalau enggak, ya bagaimana lagi,” ujarnya.
Menurut Benyamin, kritik tersebut menjadi pengingat agar komunikasi pemerintah kepada publik bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
“Jadi bahan koreksi soal pelayanan publik kita. Ke depan, bahasanya jangan terlalu kaku, jangan bahasa birokrasi,” pungkasnya.








Leave a Reply