Cucu Mpok Nori Dibunuh WNA Irak, Pelaku Ditangkap di Tangerang

Adi Subchan - 23 March 2026

FOTO: iStockphoto/Ilustrasi
FOTO: iStockphoto/Ilustrasi

Polisi tangkap WN Irak pelaku pembunuhan Dewhinta Anggary, cucu Mpok Nori. Motif diduga konflik hubungan pribadi.

Aktual Tangerang – Polisi menangkap pria asal Irak pelaku pembunuhan Dewhinta Anggary di Tangerang saat mencoba melarikan diri.

Pelaku berinisial FD, sementara korban merupakan cucu seniman Betawi, Mpok Nori.

Pelaku kini diamankan di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal, membenarkan penangkapan tersebut.

“Sudah tertangkap tersangkanya, warga negara Irak,” ujar Alfian, Senin (23/3/2026).

Pelaku ditangkap saat berupaya melarikan diri dari kejaran polisi. Saat ini, tersangka menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Baca Juga :  Kecelakaan Motor di Fly Over Ciputat pada Hari Lebaran

Polisi menduga motif pembunuhan dipicu konflik hubungan pribadi. Korban dan pelaku disebut memiliki hubungan nikah siri.

“Korban ingin berpisah, namun tersangka tidak mau,” kata Alfian.

Penyidik masih mendalami keterangan tersangka dan memeriksa saksi. Barang bukti dari lokasi kejadian juga diamankan.

Pelaku dijerat pasal pembunuhan dan penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimal mencapai 10 tahun penjara.

Korban ditemukan tewas di kontrakan kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar. Kerabat korban, Sania Destiani, mengungkap kronologi penemuan jasad.

“Pintu terkunci, adiknya masuk lewat jendela lalu membuka pintu,” ujar Sania.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 24 Maret

Ia menyebut korban sudah tergeletak saat ditemukan keluarga. Korban mengalami luka pada leher dan tubuh bagian atas. Bercak darah ditemukan di sekitar tempat tidur korban.

Keluarga langsung melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya mendatangi lokasi.

Barang milik korban dilaporkan tidak ada yang hilang. “Ponsel korban masih ada, namun kami belum memeriksa lebih jauh,” kata Sania.

Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh kepolisian. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini