Jumlah penumpang bus sekolah gratis di Tangsel meningkat menjadi 123.298. Dishub mengajukan hibah 13 armada baru untuk memperluas layanan pelajar.
Aktual Tangerang – Minat pelajar menggunakan bus sekolah gratis di Kota Tangerang Selatan terus meningkat. Kondisi itu mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel mengajukan penambahan armada untuk memperluas jangkauan layanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan evaluasi dilakukan selama libur sekolah sebelum layanan kembali beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Evaluasi mencakup pelatihan pengemudi, peningkatan pelayanan, perawatan armada, dan penyesuaian titik penjemputan. Langkah tersebut dilakukan agar layanan semakin nyaman dan mudah diakses pelajar.
“Kami melakukan evaluasi selama masa libur, mulai dari pelatihan pengemudi terkait pelayanan dan SOP, perbaikan kendaraan, hingga sosialisasi kembali ke sekolah-sekolah karena ini tahun ajaran baru,” kata Ayep, Senin (3/8/2026).
“Kami juga menyesuaikan beberapa titik jemput agar lebih dekat dengan siswa,” tambahnya.
Menurut Ayep, berbagai perbaikan itu berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna bus sekolah.
Dishub mencatat jumlah penumpang bus sekolah sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 123.298 orang. Angka tersebut naik dibandingkan periode sama tahun 2025 yang mencapai 98.500 penumpang.
“Kalau dibandingkan semester pertama tahun lalu, jumlah penumpangnya terus meningkat sekitar 10 persen. Alhamdulillah peminatnya semakin banyak,” ujarnya.
Peningkatan jumlah penumpang membuat Dishub Tangsel berencana menambah armada bus sekolah.
Saat ini, Dishub mengoperasikan 10 unit bus sekolah. Jumlah tersebut dinilai belum mampu memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat.
“Targetnya tentu harus menambah armada lagi karena permintaan masyarakat semakin banyak,” ucap Ayep.
“Masih ada beberapa wilayah seperti Ciputat yang belum terlayani dan Pondok Aren yang masih membutuhkan tambahan layanan,” jelasnya.
Untuk memperluas layanan, Dishub Tangsel mengajukan hibah 13 unit bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan.
Ayep mengatakan usulan tersebut diajukan karena keterbatasan anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi. Sementara itu, kebutuhan transportasi gratis bagi pelajar terus meningkat.
“Kami mengajukan 13 unit bus sekolah ke Kementerian Perhubungan. Mudah-mudahan tahun ini bisa mendapatkan hibah,” katanya.
Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan anggaran operasional tambahan armada melalui APBD Perubahan.
“Di APBD Perubahan kami sudah menganggarkan biaya operasional sebagai antisipasi. Kami siapkan dulu untuk dua unit, mudah-mudahan nanti bisa dapat lebih,” tutup Ayep. (*)









Leave a Reply