Banjir Tangerang Makan Korban, Tiga Bocah Tewas Tenggelam

Adi Subchan - 24 January 2026

Banjir di Tangerang Raya menyebabkan empat anak tenggelam. Tiga anak meninggal, polisi imbau pengawasan ketat terhadap anak. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Banjir di Tangerang Raya menyebabkan empat anak tenggelam. Tiga anak meninggal, polisi imbau pengawasan ketat terhadap anak. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Banjir di Tangerang Raya menyebabkan empat anak tenggelam. Tiga anak meninggal, polisi imbau pengawasan ketat terhadap anak.

Aktual Tangerang – Empat anak dilaporkan tenggelam akibat banjir yang melanda wilayah Tangerang Raya. Dari jumlah tersebut, tiga anak dinyatakan meninggal dunia.

Satu korban tenggelam terjadi di Perumahan Villa Mutiara Peluit, Priuk, Kota Tangerang. Korban merupakan anak laki-laki berusia sekitar delapan tahun.

“Saat kejadian, korban sedang bermain air di lokasi banjir,” ujar warga setempat, Ujang Mudori, Jumat (23/1/2026) petang.

Ujang mengatakan korban terseret arus banjir sebelum akhirnya tenggelam. Seorang warga sempat melihat kejadian tersebut dan meminta pertolongan.

Korban kemudian dievakuasi warga menggunakan perahu darurat. “Korban diangkat ke perahu dengan posisi ditunggingkan,” kata Ujang.

Warga berupaya mengeluarkan air dari tubuh korban di lokasi aman. Korban sempat sadar, namun kondisinya sangat lemas.

Baca Juga :  Selama Cuaca Ekstrem, Pelajar di Kabupaten Tangerang Belajar Online

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa lain terjadi di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Tiga anak dilaporkan tenggelam di saluran irigasi perumahan tersebut.

Kapolsek Cisoka, Iptu Aditiya Surya Sakti, membenarkan kejadian tersebut.

“Dua korban meninggal dunia, satu lainnya berhasil selamat,” ujar Aditiya.

Ia menyebut kejadian berlangsung saat wilayah tersebut dilanda banjir. Laporan warga diterima polisi sekitar sepuluh menit setelah kejadian.

Petugas bersama warga langsung melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Baca Juga :  Warga Tangerang Panik Sirine Bahaya Berbunyi, BPBD Beri Penjelasan

Korban yang ditemukan segera diberikan pertolongan pertama. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Tobat, Balaraja, untuk penanganan medis lanjutan. Hasil pemeriksaan medis menyatakan dua korban meninggal dunia.

Korban selamat bernama Nando, berusia 10 tahun.
Sementara korban meninggal bernama Umam dan Fariz, masing-masing berusia 10 tahun.

Seluruh korban merupakan warga Kampung Jayanti Dukuh, Desa Cikande. Proses evakuasi melibatkan Polri, TNI, BPBD, TAGANA, dan Satpol PP.

Polisi masih mendalami kronologi kejadian tersebut.
Aditiya mengimbau warga meningkatkan pengawasan anak di tengah kondisi banjir. (Penulis: Robby Kurniawan)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini