Banjir Bandang Terjang Cipanas Lebak, Satu Ponpes Hanyut

Adi Subchan - 16 May 2026

BMKG memperingatkan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Banten sepanjang Juni 2026 akibat fenomena Super New Moon dan Bulan Purnama. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
BMKG memperingatkan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Banten sepanjang Juni 2026 akibat fenomena Super New Moon dan Bulan Purnama. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Banjir bandang melanda Kecamatan Cipanas, Lebak, Banten, akibat hujan deras. Satu ponpes hanyut dan empat rumah terendam tanpa korban jiwa.

Aktual Tangerang – Banjir bandang melanda Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (15/5/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 hingga 18.00 WIB akibat hujan deras berintensitas tinggi.

Curah hujan tersebut menyebabkan sejumlah sungai di wilayah itu meluap dan tidak mampu menahan debit air.

Data BPBD Lebak mencatat satu bangunan kobong pesantren salafi hanyut terbawa arus banjir. Selain itu, satu mushalah dilaporkan terendam air akibat tingginya genangan di wilayah terdampak.

Sebanyak empat rumah warga ikut terendam banjir di beberapa titik permukiman. Tiga rumah lainnya mengalami dampak longsor akibat kondisi tanah yang labil.

Kepala BPBD Lebak, Sukanta, mengatakan hujan deras berlangsung cukup lama disertai angin kencang.

“Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dengan durasi panjang disertai angin kencang,” ujar Sukanta, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Respon Benyamin Davnie Soal Banjir di Tanah Tingal Ciputat

Sukanta memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang dinyatakan hilang. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” katanya.

BPBD Lebak mencatat banjir juga melanda beberapa kecamatan lain di wilayah tersebut. Wilayah terdampak meliputi Cigemblong, Sajira, Leuwidamar, dan Muncang.

Sejumlah sungai dilaporkan meluap, di antaranya Sungai Peucangpari dan Cimadur. Selain itu, Sungai Cibeurih, Cilaki, Ciminyak, dan Cisimeut juga mengalami peningkatan debit air.

Kepala Desa Harumsari Supendi membenarkan tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban, hanya pondok pesantren yang hanyut,” ujar Supendi. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini