Andra Soni Dorong Masjid di Larangan Jadi Pusat Peradaban Umat

Adi Subchan - 13 July 2026

Gubernur Banten Andra Soni menghadiri pembangunan Masjid Al Mubarokah, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Minggu (12/7/2026). Kegiatan diawali pemasangan tiang pancang perdana. Peresmian dilakukan bersama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri pembangunan Masjid Al Mubarokah, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Minggu (12/7/2026). Kegiatan diawali pemasangan tiang pancang perdana. Peresmian dilakukan bersama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)

Gubernur Banten Andra Soni berharap masjid menjadi pusat peradaban umat, pembinaan karakter, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Banten.

Aktual Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni mendorong masjid menjadi pusat peradaban.

Masjid diharapkan melahirkan generasi unggul dan berdaya saing. Generasi itu cerdas, berakhlak, serta mencintai Tanah Air.

Pernyataan disampaikan di Kota Tangerang, Minggu (12/7/2026). Andra menghadiri pembangunan Masjid Al Mubarokah, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan.

Kegiatan diawali pemasangan tiang pancang perdana. Peresmian dilakukan bersama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan.

Andra menilai masjid memiliki peran strategis. Masjid memperkuat ukhuwah Islamiyah dan pendidikan keagamaan.

Masjid juga mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Selain itu, masjid membentuk generasi beriman dan berakhlak.

“Pembangunan masjid membangun pusat peradaban umat,” kata Andra.

Baca Juga :  69 Warga Tangsel Ikuti Program Kerja ke Jepang dan Eropa

Menurutnya, pembangunan selaras arah pembangunan Provinsi Banten. Pemprov memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia.

“Manusia menjadi prioritas melalui program strategis,” ujarnya.

Andra memaparkan perluasan akses pendidikan berkualitas. Program Sekolah Gratis terus diperluas.

Program mencakup SMA, SMK, dan SKh swasta. Tahun ini mencakup Madrasah Aliyah swasta.

Menurutnya, pendidikan karakter harus diperkuat. Masjid menjadi tempat pembentukan moral generasi muda.

“Masjid strategis karena dekat kehidupan masyarakat,” jelas Andra.

Ketua panitia Khairul Umam menjelaskan pembangunan terus berjalan. Renovasi diawali pembebasan lahan masjid. Bangunan lama dinilai tidak lagi mencukupi.

“Sebelumnya kapasitas masjid sangat terbatas,” kata Khairul.

Pembangunan dilakukan melalui semangat gotong royong. Panitia masih membutuhkan dukungan berbagai pihak. Dukungan dibutuhkan hingga pembangunan selesai. (*)

Baca Juga :  Perjalanan Spritual Ivan Gunawan hingga Mengenal Allah SWT

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini