Selama Cuaca Ekstrem, Pelajar di Kabupaten Tangerang Belajar Online

Adi Subchan - 23 January 2026

Banjir hingga 5,5 meter melanda Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tanggul Kali Sabi jebol, lebih dari 13 ribu warga terdampak. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)
Banjir hingga 5,5 meter melanda Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tanggul Kali Sabi jebol, lebih dari 13 ribu warga terdampak. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang memberlakukan PJJ untuk PAUD hingga SMP akibat cuaca ekstrem dan banjir.

Aktual Tangerang – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online bagi seluruh jenjang PAUD hingga SMP.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/400.3.5.5/095/I/Disdik/2025.

Sekretaris Dindik Kabupaten Tangerang Agus Supriatna mengatakan kebijakan diambil demi keselamatan peserta didik.

“Keputusan ini untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan potensi risiko di lingkungan sekolah,” kata Agus, Jumat (23/1/2026).

Ia menyebut banjir dan cuaca buruk berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Kami memberikan arahan kepada sekolah agar mengutamakan keselamatan seluruh warga pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Banjir Rendam Jalan Ceger Raya, Akses Bintaro-Tangsel Terputus

Menurut Agus, kondisi darurat bencana membutuhkan langkah antisipatif dari seluruh pihak terkait.

Sekolah terdampak banjir diperbolehkan melaksanakan PJJ dengan persetujuan Dinas Pendidikan melalui pengawas sekolah.

“Kebijakan ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan,” tuturnya.

Agus juga mengingatkan sekolah memperhatikan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

“Jika terdapat pohon rawan tumbang, segera lakukan pemangkasan demi mencegah risiko kecelakaan,” katanya. ***

Baca Juga :  Warga Tangerang Panik Sirine Bahaya Berbunyi, BPBD Beri Penjelasan

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini