Marak Kebakaran Restoran dan Pabrik di Kota Tangerang

Adi Subchan - 14 January 2026

BPBD Kota Tangerang mencatat 62 kasus kebakaran hingga Maret 2026, didominasi korsleting listrik dan kebocoran gas. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
BPBD Kota Tangerang mencatat 62 kasus kebakaran hingga Maret 2026, didominasi korsleting listrik dan kebocoran gas. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Kebakaran melanda pabrik dan restoran di Kota Tangerang. Petugas berjibaku memadamkan api, tanpa korban jiwa.

Aktual Tangerang – Musibah kebakaran kembali marak terjadi di Kota Tangerang saat hujan berintensitas tinggi melanda wilayah tersebut.

Kebakaran tidak hanya melanda pabrik, tetapi juga menghanguskan lapak limbah dan rumah makan atau restoran di sejumlah lokasi.

Kepala UPT Damkar Periuk, Kamaluddin, membenarkan kebakaran hebat terjadi di pabrik PT Hardaya Shoe Component. Pabrik tersebut berlokasi di Kawasan Industri Gajah Tunggal, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

“Hampir seluruh bangunan pabrik terbakar akibat banyaknya material mudah terbakar,” ujar Kamaluddin, Rabu (14/1/2026).

Ia menyebutkan api cepat menjalar di area produksi pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.

Api pertama kali terlihat dari bagian belakang pabrik sebelum merambat ke area finishing dan bangunan utama. Petugas mengerahkan 43 personel dan 13 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Tetapkan Darurat Banjir di 24 Kecamatan

Proses pemadaman sempat terkendala karena sumber air berada cukup jauh dari titik kebakaran. “Pendinginan dilakukan hingga Rabu pagi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” kata Kamaluddin.

Meski bangunan pabrik ludes, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, pabrik dalam kondisi tidak beroperasi dan tanpa aktivitas pekerja.

Sementara itu, kebakaran juga melanda Rumah Makan Sambal Gledek di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

BPBD segera menerjunkan 53 personel dan 16 unit armada pemadam ke lokasi kejadian.

“Petugas tiba sekitar pukul 00.21 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” ujar Mahdiar.

Ia mengungkapkan kondisi lapangan cukup berat karena api besar dan area kebakaran luas.

Selain restoran, api turut menghanguskan lapak limbah yang berada di sisi bangunan. Petugas berjibaku mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk.

Baca Juga :  Serpong dan Ciputat Penyumbang Terbesar Sampah di Tangsel

Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin mengatakan polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kebakaran.

“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran agar hasilnya akurat,” kata Robiin.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini