Sampah menumpuk dan berbau di depan Puskesmas Serpong 1 Tangsel. Pasien mengeluh, pengelola minta DLH Tangsel bertindak.
Aktual Tangerang – Tumpukan sampah terlihat di pinggir jalan depan Puskesmas Serpong 1, Tangerang Selatan.
Kondisi tersebut terlihat, Jumat (12/12/2025). Sampah diduga dibiarkan menumpuk selama beberapa hari tanpa penanganan.
Sampah yang menumpuk didominasi limbah rumah tangga. Sebagian sampah dibungkus karung dan plastik, namun lainnya dibuang terbuka.
Jenis sampah terbuka meliputi sisa sayuran, kasur, dan bekas kotak dagangan.
Aroma menyengat dari tumpukan sampah tercium hingga ruang pelayanan Puskesmas.
Jarak antara sampah dan ruang pelayanan hanya sekitar 30 meter. Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan pasien yang hendak berobat.
“Baunya kecium banget dan bikin enggak nyaman,” kata Via, salah satu pasien.
Dia menilai keberadaan sampah tidak pantas di sekitar fasilitas kesehatan. “Ini tempat orang berobat, jadi harusnya bersih,” ujarnya.
Pengelola gedung Puskesmas Serpong 1, Dayat, menyebut sampah menumpuk sejak lima hari lalu.
“Sampahnya sudah dari hari Minggu kemarin,” ungkap Dayat.
Ia menduga kondisi memburuk akibat penutupan sementara TPA Cipeucang.
Dayat mengatakan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar. “Biasanya pagi sudah diangkut, tapi lima hari ini dibiarkan,” ujarnya.
Ia berharap Puskesmas bersurat ke Dinas Lingkungan Hidup Tangsel. “Seharusnya ada teguran supaya tidak buang sampah di area fasilitas kesehatan,” kata Dayat.
Ia menegaskan gedung Puskesmas merupakan aset Universitas Indonesia (UI).
Pegawai Puskesmas Serpong 1 berinisial DN mengaku belum menerima keluhan tertulis pasien.
“Saya belum cek kotak saran, tapi memang kurang etis,” kata DN.
DN menyebut kewenangan bersurat berada di pimpinan Puskesmas. “Nanti akan saya sampaikan ke pimpinan,” ujarnya.









Leave a Reply