Kambing bermata satu lahir di Banyuwangi dan membuat warga heboh. Kondisi hewan itu diduga terkait kelainan langka cyclopia.
Aktual Tangerang – Kelahiran seekor kambing bermata satu di Desa Temuguruh, Banyuwangi, membuat warga geger. Foto hewan itu lebih dulu viral di media sosial dan memicu rasa penasaran warga.
Kambing jantan tersebut lahir di Dusun Tojo Kidul pada Kamis, 27 November 2025. Hewan itu hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajah sehingga bentuk kepalanya tampak tidak normal.
Dalam foto yang beredar, kedua rongga matanya menyatu di satu titik. Kondisi itu menyerupai kelainan medis langka bernama cyclopia. Pemilik kambing, Suhailik, mengaku terkejut saat melihat anak kambingnya.
“Matanya cuma satu di tengah. Saya benar-benar kaget melihatnya,” kata Suhailik.
Ia mengatakan dua anak kambing lainnya lahir normal. Hanya satu yang menunjukkan kelainan tersebut.
Sejak kabar itu viral, rumah Suhailik ramai didatangi warga. Banyak warga ingin memastikan kondisi hewan itu secara langsung. Sebagian mengaku merinding, sementara lainnya memilih merekam penampakan kambing itu.
Warga bernama Laila ikut menyaksikan kondisi kambing itu. “Saya tidak percaya sebelum melihat sendiri. Bentuknya memang berbeda sekali,” ujarnya.
Meski memiliki kelainan langka, Suhailik tetap berusaha merawat anak kambing itu. Ia memberi susu tambahan dan menjaga suhu tubuh hewan tersebut.
Fenomena serupa pernah muncul di beberapa daerah Indonesia. Kasus kambing bermata satu pernah viral di Banten beberapa tahun lalu. Saat itu, bentuk fisik hewan tersebut juga memicu kehebohan warga.
Para ahli menjelaskan bahwa cyclopia adalah kelainan bawaan akibat gagalnya pembentukan otak depan dan wajah pada fase awal kehamilan. Kondisi itu disebabkan dua faktor utama, yaitu kelainan genetik dan paparan zat beracun.
Ahli peternakan lokal, drh. Raden Jatmiko, menjelaskan penyebabnya. “Gangguan pada jalur gen Sonic Hedgehog bisa menyebabkan rongga mata tidak terbagi,” ujarnya.
Ia menambahkan paparan zat beracun juga berpotensi memicu cyclopia. “Induk yang terpapar zat beracun pada awal kebuntingan berisiko melahirkan anak dengan kelainan,” kata Jatmiko.
Kasus cyclopia pernah ditemukan pada hewan yang memakan tanaman Veratrum californicum. Tanaman itu mengandung alkaloid yang dapat menghambat perkembangan otak dan wajah.
Cyclopia bisa terjadi pada domba, kambing, sapi, hingga manusia. Namun kasusnya sangat jarang sehingga selalu mengundang perhatian besar masyarakat.








Leave a Reply