MH (13) meninggal diduga akibat perilaku bullying teman sekelasnya. Korban dikenal kreatif membuat mainan dari barang bekas dan rajin beribadah.
Aktual Tangerang – MH (13), siswa SMPN 19 Tangerang Selatan, meninggal dunia diduga akibat perilaku bullying teman sekelasnya.
Semasa hidupnya, korban dikenal sebagai anak yang kreatif, berperilaku baik dan rajin beribadah.
Ayah korban, Kusnadi, mencerita semasa hidup, MH tekun beribadah dan memiliki kreativitas tinggi dalam membuat mainan dari barang bekas.
Almarhum sering memanfaatkan triplek, kardus, dan benda bekas lain untuk membuat tembakan, layangan, pesawat, dan ekskavator.
Menurut Kusnadi, kreativitas MH sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah dasar.
“Dia sering minta triplek bekas dari pamannya yang bekerja di event organizer untuk dibuat mainan,” ujar Kusnadi.

Kardus bekas juga dimanfaatkan MH menjadi berbagai mainan kreatif. Kusnadi pun menunjukkan hasil karya anaknya itu.
Bahkan, lanjut Kusnadi, beberapa mainan dijualnya, dan hasilnya diberikan kepada ibunya. Hanya sebagian kecil digunakan untuk jajan.
“Almarhum pernah bilang ingin menjadi arsitek saat dewasa,” ungkapnya.
Selain kreatif, Kusnadi menekankan bahwa MH sangat rajin menjalankan ibadah shalat lima waktu.
Shalatnya yang konsisten membuat orang-orang di masjid menangis ketika mendengar kabar kepergiannya.
Kakak sepupu korban, Rizki Fauzi (29), menambahkan bahwa kreativitas MH luar biasa dan unik di keluarganya.
“Hasil karya almarhum sering diunggah di akun TikTok @tentara_kardus,” kata Rizki.
Soal proses hukum, Rizki menyebut pihak keluarga berencana membuat laporan polisi setelah menerima rekam medis rumah sakit.
Kasus dugaan bullying terjadi pada 20 Oktober 2025 saat jam istirahat di lingkungan sekolah.
MH diduga dipukul di kepala menggunakan benda tumpul sebelum meninggal dunia.
Korban sempat dirawat selama satu pekan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, hingga meninggal Minggu (16/11/2025).









Leave a Reply