Cabuli Murid, Guru di Pandeglang hanya Dimutasi

Adi Subchan - 17 November 2025

DP3A Kabupaten Tangerang membuka layanan bantuan hukum dan pendampingan psikologis bagi korban kekerasan seksual. Tercatat 120 kasus dilaporkan hingga Mei 2026. (Foto: Int/Ilustrasi)
DP3A Kabupaten Tangerang membuka layanan bantuan hukum dan pendampingan psikologis bagi korban kekerasan seksual. Tercatat 120 kasus dilaporkan hingga Mei 2026. (Foto: Int/Ilustrasi)

Oknum guru SD di Pandeglang diduga melakukan tindakan asusila terhadap muridnya sendiri, memicu protes mahasiswa dan kritik publik.

Aktual Tangerang – Seorang oknum guru SD di Pandeglang dituduh melakukan tindakan asusila atau pencabulan terhadap muridnnya.

Kasus ini mengemuka ke publik setelah sekelompok mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Disdikpora Pandeglang, Kamis (13/11/2025).

Kepala SD Negeri 3 Pegadungan, Holil, membenarkan adanya dugaan tindakan asusila oleh oknum guru berinisial B.

Kata Holil, guru tersebut telah dipindahkan ke sekolah lain di Pandeglang. Namun, ia tidak merinci guru tersebut dimutasi di sekolah mana.

Sedangkan korban, lanjut Holil, merupakan siswa kelas 5, dan juga sudah pindah sekolah.

“Korban pindah sekolah atas permintaan orang tuanya,” ujar Holil, Senin (17/11/2025).

Baca Juga :  Marak Tambang Emas Ilegal di Pandeglang, Diduga Milik Oknum Guru

Ia mengaku tidak mengetahui secara langsung kejadian tindakan cabul tersebut. Meski begitu, kasus ini sudah dilaporkan ke Disdikpora Pandeglang dan dianggap selesai.

Saat ditanya mengenai sanksi terhadap pelaku, Holil tidak menjelaskan.

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Aspirasi Rakyat berunjuk rasa di depan kantor Disdikpora Pandeglang. Mereka menyuarakan dugaan kasus asusila yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya sendiri.

Korlap aksi, Imbron Rosadi, menilai perbuatan itu tidak manusiawi dan sangat memalukan. Ia mempertanyakan sikap Pemkab Pandeglang yang dianggap belum menindak tegas pelaku.

Imbron menegaskan, jika kasus ini dibiarkan maka dapat merusak moral anak bangsa dan mencoreng dunia pendidikan di Pandeglang.

Baca Juga :  Warga Mengeluh, Hunian Bedah Rumah di Serua Bermasalah

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini