Bantuan Modal UMKM Kabupaten Serang Dipotong Rp500 Ribu

Adi Subchan - 12 November 2025

Sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Serang mengaku menerima bantuan modal tidak utuh. Diduga terjadi pemotongan Rp500 ribu oleh oknum.
Sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Serang mengaku menerima bantuan modal tidak utuh. Diduga terjadi pemotongan Rp500 ribu oleh oknum.

Sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Serang mengaku menerima bantuan modal tidak utuh. Diduga terjadi pemotongan Rp500 ribu oleh oknum.

Aktual Tangerang – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, beberapa waktu lalu menyalurkan bantuan modal usaha kepada 1.400 pelaku UMKM di Kabupaten Serang.

Setiap penerima mendapat bantuan sebesar Rp2,5 juta dari program Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Namun, sebagian penerima mengaku tidak menerima dana secara utuh. Diduga terjadi pemotongan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sara, warga Desa Junti, Kecamatan Jawilan, mengaku hanya menerima Rp2 juta dari total bantuan Rp2,5 juta.

Ia mengatakan, uang bantuan dipotong sebesar Rp500 ribu dengan alasan biaya administrasi.

“Katanya untuk administrasi dan ongkos. Dipotong di mobil saat perjalanan pulang,” ujar Sara, Selasa (11/11/2025).

Sara menuturkan, ia berangkat bersama sepuluh penerima lain menggunakan mobil yang dikemudikan seseorang mengaku koordinator bantuan.

Baca Juga :  Banten Satu-satunya Provinsi yang Tidak Punya Rumah Sakit Jiwa

Setelah bantuan diterima, oknum tersebut meminta setiap penerima menyerahkan uang Rp500 ribu. “Katanya sudah aturan dari atas. Kami nurut saja,” ungkap Sara.

Kaur Perencanaan Desa Junti, Pujiyanti, membantah dugaan pemotongan bantuan modal tersebut.

Ia menegaskan, pihak desa hanya mengusulkan 13 penerima bantuan tanpa melakukan pemotongan dana.

“Usulan kami hanya 13 orang, dan kami tidak memotong biaya apa pun,” kata Pujiyanti.

Ia menambahkan, pencairan dana dilakukan langsung oleh penerima melalui Bank BJB. “Saya hanya memberikan barcode pencairan. Penerima mengambil sendiri di Bank BJB,” ujarnya.

Terkait pengakuan Sara, Pujiyanti menyebut nama tersebut tidak ada dalam daftar usulan desa.

“Saya tidak pernah mengajukan nama Sara. Kalau dia menerima bantuan, saya juga tidak tahu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Daftar Daerah di Tangerang Raya yang Rawan Banjir

Sebelumnya, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta bagi 1.400 pelaku UMKM.

Penyaluran dilakukan melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) hasil kerja sama Pemkab Serang dan Bank BJB Cabang Serang.

“Bantuan ini untuk kelompok rentan di desil 1 sampai 5 agar usaha mereka bisa berkembang,” ujar Ratu Zakiyah.

Ia menegaskan, dana bantuan harus digunakan sesuai peruntukannya. “Gunakan untuk usaha, bukan kebutuhan lain,” katanya.

Ratu Zakiyah berharap, program ini mampu meningkatkan kemandirian ekonomi warga dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini