Apreza Darul Putra, kapten Program Sak Penak e atau Satuan Khusus Penanganan Pertama Barang Bukti Elektronik mendapat kepercayaan menjadi pimpinan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan
Aktual Tangerang – Apreza Darul Putra, S.H., M.H, kapten Program unggulan dan yang pertama di Kejaksaan Indonesia Sak Penak e pimpin Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan. Apreza berdiri dalam apel perdana di Kejari Tangerang Selatan, Senin (3/11/2025).
Sak Penak e merupakan kepanjangan dari Satuan Khusus Penanganan Pertama Bukti Elektronik. Ini merupakan inovasi dari Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Apreza sebagai Ketua Tim Satuan Khusus tersebut.
Apreza Darul Putra menggantikan Apsari Dewi, pejabat lama yang mendapat promosi sebagai Kejaksaan Negeri Purwakarta.
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Ibu Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H. melantik Bapak Apreza Darul Putra, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, menggantikan Ibu Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D. pada Rabu (29/10/2025).
Apreza merupakan jaksa bersih dan pintar. Rekan kerja menjuluki Apreza sebagai jaksa cerdas, bersih dan berani.
Karier Apreza tergolong moncer. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Jaksa Muda Berani dan Bersih
Apreza terbilang jaksa muda yang kariernya menonjol. Terutama kiprahnya sebagai koordinator Bidang Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Saat itu, Apreza sebagai Ketua Tim Sak Penak e, Tim hasil inovasi dari Kajati DIY. Tim ini bertugas melakukan penyitaan barang bukti elektronik.
Dalam menjalankan tugasnya, para anggota telah dibekali kemampuan dan sertifikasi dalam penanganan pertama terhadap barang bukti elektronik yang benar. Tim Sak Penak e ini sebagai orang pertama yang menyentuh barang bukti elektronik.
Tim Sak Penak e ini dibentuk Kajati DIY pada 1 November 2023 bertepatan Hari Inovasi Nasional. Dimana tim merupakan tim santuan khusus pertama di Kejaksaan seluruh Indonesia untuk penangan pertama bukti elektonik.
“Jadi tim ini untuk memastikan barang bukti yang disita itu terjaga keasliannya. Sehingga tidak ada rekayasa terhadap barang bukti yang disita,” ujar Apreza dikutip KR.
Arahan Perdana Apreza
Pada apel perdana, Apreza Darul Putra menyampaikan arahan dan pesan motivasi kepada seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas. Profesionalisme, serta memperkuat semangat kerja sama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab penegakan hukum.
Figur seperti Apreza Darul Putra mewakili generasi baru kejaksaan yang profesional, adaptif, dan berbasis integritas.
Perannya di Kejati DIY menjadi contoh bagaimana kejaksaan daerah dapat tampil progresif dan dipercaya publik melalui transparansi proses hukum. Pengalaman mumpuni dalam mengamankan barang bukti elektronik sangat cocok dalam mengawal kegiatan di kota julukan Smart City ini.
Selamat bertugas Pak Apreza.








Leave a Reply