Warga Serpong Tangsel keluhkan air tercemar dan tumpukan sampah dari TPA Cipeucang. Pemerintah diminta segera bertindak.
Aktual Tangerang – Warga RT 06 RW 04, Kelurahan Serpong, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan pencemaran air akibat tumpukan sampah TPA Cipeucang. Air tanah di lingkungan tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.
“Sekarang semua pakai air galon. Sehari bisa habis empat galon untuk minum dan masak,” kata Agus, warga setempat, Rabu (29/10/2025).
Untuk mencuci dan mandi, warga terpaksa menumpang ke rumah tetangga yang masih memiliki air layak pakai.
Mereka mengaku telah berulang kali mengadukan persoalan ini ke pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada solusi konkret.
Gunungan sampah TPA Cipeucang bahkan makin mendekati permukiman warga.
“Sebagian lahan keluarga saya sudah tertimbun sampah,” ujar Agus.
Ia menegaskan tanah itu merupakan warisan turun-temurun keluarganya.
Warga lain, Uum (60), mengatakan air tanah di kawasan itu tidak layak dipakai sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, warga hanya mengandalkan bantuan air bersih yang disalurkan ke toren umum.
“Dulu masih bisa pakai air tanah, tapi sekarang tidak. Akhirnya beli air galon atau menunggu bantuan,” ucapnya.
Ketua RT 06 RW 04 Serpong, Idik Tasdik, menyebut selokan di lingkungan mereka hampir tertimbun longsoran sampah. Menurutnya, ada enam kepala keluarga yang paling terdampak pencemaran dari TPA Cipeucang.
Idik berharap pemerintah Kota Tangerang Selatan segera turun tangan.
Ia meminta langkah cepat diambil untuk menanggulangi pencemaran dan tumpukan sampah yang kian mengkhawatirkan.








Leave a Reply