Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji kerja sama dengan daerah sekitar seperti Depok dan Tangerang untuk mengatasi keterbatasan lahan TPU.
Aktual Tangerang – Krisis lahan pemakaman di Jakarta mendorong Pemprov DKI mencari solusi alternatif. Salah satu opsi adalah bekerja sama dengan daerah sekitar seperti Depok dan Tangerang.
Skema ini dinilai menjadi solusi jangka menengah atas keterbatasan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di ibu kota.
“Kami mempertimbangkan kerja sama dengan daerah sekitar,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Fajar Sauri, Jumat (24/10/2025).
Menurut Fajar, langkah tersebut masih menunggu persetujuan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Mudah-mudahan seizin Pak Gubernur, kami bisa bekerja sama dengan daerah penyangga,” ujarnya.
Fajar menegaskan, wacana kerja sama antardaerah telah dibahas di internal Pemprov DKI. Usulan tersebut akan dikaji lebih dalam sebelum ditetapkan.
“Rencana sudah ada, nanti kami perlu kaji lagi,” katanya.
Ia menyebut dengan bekerja sama maka memungkinkan penetapan TPU baru di luar wilayah Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan lahan baru di kawasan Tegal Alur, Kalideres. Luas lahan yang disiapkan mencapai 66 hektare.
“Itu bisa dimanfaatkan sebagai potensi lokasi pemakaman baru,” tutur Fajar.
Namun, ia mengakui sering muncul penolakan warga terhadap pembangunan TPU baru. Jika area pemukiman berdampingan dengan TPU, perluasan makam biasanya tidak menimbulkan masalah.
TPU COVID bakal Untuk Umum
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah lahan baru untuk mengatasi keterbatasan TPU. Salah satu lahan alternatif yang disiapkan adalah TPU khusus pandemi COVID-19.
Pramono Anung menyebut dari total 80 TPU, sebanyak 69 sudah penuh. TPU yang masih beroperasi kini hanya bisa digunakan dengan sistem tumpang. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemanfaatan kembali TPU COVID-19 di Rorotan, Jakarta Utara.
“Kami sudah meminta Dinas Pertamanan dan Pemakaman membuka ruang baru,” ujar Pramono di Kalibata, Jumat (24/10/2025).
Ia menjelaskan, sebagian makam COVID-19 di Rorotan berisi jenazah tanpa identitas keluarga. “Pemakaman COVID banyak yang tidak teridentifikasi keluarganya, seperti di Rorotan,” ungkap Pramono.
Langkah ini diharapkan bisa menambah kapasitas pemakaman di tengah keterbatasan lahan ibu kota.









Leave a Reply