Empat Motor Hilang Sepekan di Taman Walet Pasar Kemis

Adi Subchan - 10 October 2026

Empat sepeda motor hilang dalam sepekan di Perumahan Taman Walet, Pasar Kemis. Polisi berencana mengaktifkan patroli dan mengimbau warga melapor melalui layanan 110. (FOTO: AI/Aktual Tangerang)
Empat sepeda motor hilang dalam sepekan di Perumahan Taman Walet, Pasar Kemis. Polisi berencana mengaktifkan patroli dan mengimbau warga melapor melalui layanan 110. (FOTO: AI/Aktual Tangerang)

Aktual Tangerang – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meresahkan warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang,. Sebanyak empat sepeda motor dilaporkan hilang dalam kurun waktu sepekan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencurian terjadi sejak 26 September hingga 3 Oktober 2026. Aksi tersebut berlangsung pada waktu berbeda, mulai siang, sore, hingga menjelang magrib.

Sepeda motor yang menjadi sasaran pencurian diketahui terparkir di depan rumah pemiliknya. Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap keamanan lingkungan, terutama di wilayah RW 9, RW 10, dan RW 11.

Menanggapi keresahan tersebut, Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi dan mengaktifkan patroli untuk mengantisipasi kejahatan jalanan. Upaya tersebut termasuk pencegahan pencurian kendaraan bermotor.

Polisi juga akan melibatkan Bhabinkamtibmas dan petugas pos polisi setempat. Kegiatan dilakukan melalui patroli, sambang, serta dialog dengan masyarakat.

“Kita kan sudah punya Bhabinkamtibmas terus ada Pospol juga di situ (Perumahan Taman Walet). Jadi kita harapkan untuk (Bhabinkamtibmas) mengevaluasi, dan mengaktifkan patroli, gitu kan,” ujar Humaedi, Sabtu (10/10/2026).

“Patroli antisipasi tadi itu ya, kejahatan jalanan seperti halnya pencurian sepeda motor,” sambungnya.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Sarang Curanmor di Tigaraksa, 5 Pelaku Ditangkap

Selain meningkatkan patroli, polisi berencana memberikan edukasi kepada masyarakat melalui dialog bersama pengurus RT/RW dan petugas pos keamanan lingkungan (poskamling).

“Kita harapkan Bhabinkamtibmas lebih efektif lagi berdialog dengan masyarakat. Nanti kita juga berencana membuat spanduk imbauan terkait kejahatan jalanan, pencurian, dan layanan 110,” katanya.

Humaedi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana di lingkungan mereka. Menurutnya, laporan warga diperlukan agar polisi dapat segera menindaklanjuti kejadian dan melakukan penyelidikan.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak harus datang langsung ke kantor polisi untuk membuat laporan. Warga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang tersedia gratis selama 24 jam.

“Sekarang kan enggak perlu datang ke Polsek. Ada 110, telepon gratis, 24 jam. Kita yang akan mendatangi tempat kejadian perkara,” ujar Humaedi.

Ia juga meminta masyarakat tidak terpengaruh anggapan bahwa melaporkan tindak pidana akan mempersulit warga atau membutuhkan biaya.

“Selama ini kita tangani. Berapa kali kejadian kasus pembunuhan, kasus pencurian yang lainnya, kita respons dan kita ungkap,” katanya.

Baca Juga :  Pendaftar SPMB SD Kota Tangerang Tembus 25 Ribu

Pelaku Curanmor Akan Dikejar

Humaedi menegaskan, pihaknya akan mengejar pelaku kejahatan yang teridentifikasi, termasuk jika melarikan diri ke luar wilayah Pasar Kemis.

Ia mencontohkan, dalam penanganan kasus sebelumnya, petugas pernah mengejar terduga pelaku hingga ke Karawang dan Bengkulu.

“Jadi jangan main-main di wilayah Pasar Kemis. Ke mana pun pasti akan kita kejar, asalkan ada laporan dari masyarakat agar kita juga tahu,” tegasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini