Aktual Tangerang – Sosok mayat ditemukan di Kali Setu Sasak, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (5/10/2026) pagi. Polisi menemukan sepeda motor dan surat wasiat yang diduga berkaitan dengan korban di sekitar lokasi.
Kapolsek Ciputat Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan polisi menerima informasi penemuan mayat sekitar pukul 07.30 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk mengevakuasi jenazah.
“Hari ini sekitar pukul 07.30 kami menerima informasi telah ditemukan sosok mayat di Kali Setu Sasak, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, dan saat itu juga kami berkolaborasi dengan stakeholder kita evakuasi korban ini,” ujar Bambang di Ciputat, Tangsel, Selasa (6/10/2026).
Dalam proses evakuasi, polisi menemukan satu unit sepeda motor di sekitar Kali Setu Sasak. Polisi kemudian mencocokkan kendaraan tersebut dengan barang yang ditemukan pada tubuh korban.
Hasil pencocokan menunjukkan kunci motor yang ditemukan di pakaian korban identik dengan kendaraan tersebut.
“Pada saat proses evakuasi kami menemukan satu unit kendaraan bermotor di sekitar Sungai Sasak ini dan alhamdulillah antara kendaraan motor dan kunci yang ditemukan di pakaian korban itu identik,” ujar Bambang.
Polisi Temukan Surat Wasiat
Polisi juga menemukan sebuah surat di dalam jok sepeda motor tersebut. Surat tersebut disebut sebagai surat wasiat yang diduga ditulis korban.
Polisi masih mendalami isi surat tersebut serta kaitannya dengan penemuan jenazah.
“Kami menemukan di dalam jok motor kami menemukan sebuah surat wasiat dari yang diduga almarhum,” ujar Bambang.
Temuan motor dan surat tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang tengah didalami penyidik.
Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban serta rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan.
Warga Sempat Melihat Sekelompok Orang
Ketua RT setempat, Zaki, mengatakan informasi awal penemuan jenazah diterimanya dari relawan pemadam kebakaran. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
Zaki juga menyebut warga sempat melihat sekelompok orang berada di sekitar lokasi pada malam sebelumnya.
Menurutnya, kelompok tersebut diduga sedang mengonsumsi minuman keras. Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan saksi dan perlu diverifikasi polisi.
“Jadi waktu malam minggu ada yang lihat lagi pada mojok-mojok minum-minum,” ujar Zaki.
Zaki mengatakan kelompok tersebut bukan warga sekitar. Ia juga menyebut sepeda motor berada di sekitar lokasi penemuan jenazah.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat luka pada kaki korban dan bercak darah. Namun, polisi belum menyimpulkan luka tersebut sebagai penyebab kematian korban.
Polisi belum memastikan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau akibat penyebab lainnya.
Bambang mengatakan seluruh informasi dari saksi akan dikumpulkan dan dicocokkan dengan temuan di lokasi.
“Baik segala informasi keterangan saksi semua akan kita tampung, ini bagian dalam sebuah peristiwa dan kita akan ungkap namanya proses penyelidikan dan penyidikan. Informasi dari saksi akan kita gali dan akan kita kroscek-kan data di lapangan,” tutur Bambang.
Untuk mengetahui waktu dan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Jenazah akan menjalani pemeriksaan luar dan dalam untuk mengetahui kondisi korban.
“Sementara kita tidak bisa berandai-andai terkait dengan dugaan kami. Pada saat ini juga jenazah kami bawa ke RS Polri Kramat Jati, kita lakukan pemeriksaan luar dan dalam,” ujar Bambang.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebelum menyimpulkan penyebab kematian korban. Hasil autopsi nantinya diharapkan dapat mengungkap waktu dan penyebab kematian.
“Dari hasil otopsi tersebut nanti akan bunyi kapan meninggalnya, penyebabnya apa,” tutup Bambang. (*)








Leave a Reply