Spanduk Tolak Jokowi Muncul di Kabupaten Tangerang

Adi Subchan - 26 August 2026

Spanduk penolakan safari Jokowi muncul di Kabupaten Tangerang. PSI Banten menyebutnya dinamika politik dan meminta kader tetap tenang. (Foto: Tribun Tangerang)
Spanduk penolakan safari Jokowi muncul di Kabupaten Tangerang. PSI Banten menyebutnya dinamika politik dan meminta kader tetap tenang. (Foto: Tribun Tangerang)

Spanduk penolakan safari Jokowi muncul di Kabupaten Tangerang. PSI Banten menyebutnya dinamika politik dan meminta kader tetap tenang.

Aktual Tangerang – Spanduk penolakan safari Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi muncul di sejumlah titik Kabupaten Tangerang.

Spanduk tersebut terlihat di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, dan Jalan Raya Pemda Tigaraksa. Salah satunya terpasang tepat di depan gerbang masuk Kawasan Puspemkab Tangerang.

Spanduk itu menampilkan foto Jokowi mengenakan batik dengan simbol larangan berwarna merah.

Pada bagian tengah terdapat tulisan yang menyatakan penolakan terhadap safari Jokowi di Banten.

Spanduk tersebut juga memuat ajakan kepada masyarakat untuk menangkap dan mengadili Jokowi.

Sejumlah logo organisasi turut terpampang pada bagian atas spanduk. Di antaranya Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) Banten dan Forum Purnawirawan Prajurit TNI.

Selain itu, terdapat logo Koalisi Rakyat Banten dan Tim Pemburu Ijazah Palsu.

Baca Juga :  Golkar Ungkap Kriteria Ketua DPRD Kota Tangerang Baru

Spanduk Terpasang Empat Hari

Juru parkir di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Marko Andrian, mengetahui keberadaan spanduk tersebut. Menurutnya, spanduk sudah terpasang sekitar empat hari sebelum dirinya memberikan keterangan.

Namun, Marko mengaku tidak mengetahui pihak yang memasang spanduk tersebut.

“Empat hari yang lalu udah ada spanduk ini. Saya enggak tahu siapa yang masang,” ujar Marko, Selasa (25/8/2026).

Ia mengatakan spanduk tersebut sudah terpasang ketika dirinya mulai bekerja sebagai juru parkir.

Marko menilai penolakan terhadap kunjungan tokoh nasional sebaiknya tidak perlu terjadi. Menurutnya, masyarakat dapat menerima kunjungan Jokowi selama membawa manfaat bagi daerah.

“Kalau tujuannya baik ya dibiarin aja, kecuali tujuan kunjungannya buruk,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut justru memberikan dampak positif bagi masyarakat Banten.

“Misal setelah dia berkunjung jalan jadi diperbaiki kan lebih bagus,” ujar Marko.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 4.650 Butir Obat Keras di Pakuhaji

PSI Banten Sebut Dinamika Politik

Sekretaris DPW PSI Banten Andreas Arie menilai kemunculan spanduk tersebut merupakan dinamika politik.

Menurutnya, setiap kelompok masyarakat memiliki kebebasan menyampaikan pendapat.

“Ini hal yang wajar saja dalam dinamika politik. Kami menghargai kebebasan berpendapat,” ujar Andreas.

Ia juga menanggapi narasi spanduk yang menyebut agenda Jokowi sebagai safari politik.

Menurut Andreas, agenda tersebut merupakan safari budaya untuk mengapresiasi keberagaman daerah.

“Safari budaya ini salah satu bentuk penghargaan atau penghormatan kunjungan tersebut,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan keberagaman budaya Indonesia. “Indonesia itu adalah satu bentuk keberagaman, kebhinnekaan,” ujar Andreas.

Ia menambahkan PSI akan tetap menghormati budaya lokal dalam setiap agenda kunjungan Jokowi.

PSI Minta Kader Tidak Terpancing

Andreas mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai pihak di balik pemasangan spanduk tersebut.

Ia juga tidak memastikan adanya kampanye hitam atau kepentingan tertentu dalam aksi tersebut.

“Kami tidak bisa menduga seperti apa. Kami meminta seluruh kader tetap tenang,” ungkapnya.

Andreas meminta kader dan simpatisan PSI tidak terpancing dengan kemunculan spanduk penolakan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, masyarakat sebaiknya fokus menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.

“Masih banyak yang harus kita selesaikan untuk kemajuan Banten dan bangsa Indonesia,” katanya.

Agenda Jokowi ke Banten Tetap Berlanjut

Andreas memastikan pihaknya tetap melanjutkan persiapan agenda Jokowi di Banten. Namun, PSI belum memastikan waktu kedatangan Jokowi ke wilayah tersebut.

Menurut Andreas, jadwal kunjungan masih menyesuaikan berbagai pertimbangan dan agenda Jokowi.

“Kami belum tahu kapan Bapak akan hadir di Banten,” ujarnya.

Ia menegaskan ketidakpastian jadwal tersebut bukan disebabkan kemunculan spanduk penolakan.

“Jadwal Bapak (Jokowi) cukup padat dan banyak hal yang harus dipertimbangkan,” kata Andreas. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini