Kabupaten Tangerang Kekurangan 8.000 Guru, Disdik Belum Punya Solusi

Adi Subchan - 07 August 2026

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi (Foto: Istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi (Foto: Istimewa)

Kepala Disdik Kabupaten Tangerang Supriyadi belum mengungkap solusi kekurangan guru. Daerah ini diperkirakan masih kekurangan hingga 6.000 tenaga pendidik.

Aktual Tangerang – Persoalan kekurangan guru menjadi perhatian usai pergantian Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang. Pejabat baru, Supriyadi, belum membeberkan langkah mengatasi masalah tersebut.

Isu kekurangan guru kembali mengemuka dalam serah terima jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan, Kamis (6/8/2026).

Supriyadi mengatakan dirinya masih mempelajari kondisi pendidikan di Kabupaten Tangerang. Ia belum ingin menyampaikan kebijakan sebelum memperoleh data yang lengkap.

“Saya dengan segala kerendahan hati, kalau bicara terkait guru dan sekolah, nanti pada waktunya akan saya sampaikan,” kata Supriyadi.

Ia menegaskan setiap kebijakan harus didasarkan pada data yang akurat. Karena itu, dirinya memilih tidak terburu-buru memberikan pernyataan.

“Tetapi nanti malah salah kalau saya berkomentar sekarang tanpa data dan informasi yang akurat,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Tangerang Luncurkan Portal Kawal Raperda, Warga Bisa Protes

Supriyadi meminta waktu untuk memahami berbagai persoalan di lingkungan Dinas Pendidikan. Setelah itu, ia akan menyampaikan langkah yang akan ditempuh.

Ia berharap mampu menjalankan amanah pimpinan sekaligus memenuhi harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Insya Allah, doakan kami bisa melaksanakan amanah pimpinan dan memenuhi harapan masyarakat,” katanya.

Menurut Supriyadi, peningkatan mutu pendidikan menjadi komitmen yang akan diupayakan selama memimpin Dinas Pendidikan.

“Insya Allah kami bisa memberikan yang terbaik untuk dunia pendidikan Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Sebelumnya, persoalan kekurangan guru menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, Deden Umardani.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Kabupaten Tangerang diperkirakan kekurangan sekitar 6.000 guru SD dan SMP negeri.

Deden menyebut kondisi itu berpotensi memburuk akibat penghapusan tenaga honorer. Sekitar 2.000 guru honorer terancam tidak lagi dipekerjakan.

Baca Juga :  1.800 Tenaga Honorer Pemkot Tangsel Terancam Jadi Pengangguran

Apabila seluruh guru honorer berhenti, kekurangan guru diperkirakan meningkat hingga 8.000 orang.

Selain itu, sekitar 100 hingga 200 guru memasuki masa pensiun setiap bulan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu proses belajar mengajar apabila kebutuhan tenaga pendidik tidak segera dipenuhi. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini