Geger! Ditemukan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Pondok Pinang

Adi Subchan - 06 August 2026

Sebanyak 995 pucuk senjata api, amunisi, narkoba dan VCD porno ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Polisi tengah menyelidiki kasus ini. (Foto: Istimewa)
Sebanyak 995 pucuk senjata api, amunisi, narkoba dan VCD porno ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Polisi tengah menyelidiki kasus ini. (Foto: Istimewa)

Polisi menyelidiki temuan 995 senjata api, amunisi, narkoba, dan VCD porno di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Aktual Tangerang – Polisi menyelidiki temuan 995 pucuk senjata api di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Selain senjata api, ditemukan juga amunisi, narkoba dan VCD porno. Barang-barang tersebut ditemukan di dalam ruangan yang selama ini tertutup.

Kuasa hukum yayasan sekolah, Hermawanto, mengatakan penemuan pertama terjadi pada 10 Juli 2026. Saat itu, pihak yayasan menemukan 995 pucuk senjata api beserta amunisi dan perlengkapan lainnya.

Sehari sebelum laporan terbaru, tepatnya Rabu (5/8), yayasan kembali menemukan sejumlah senjata, narkoba, serta VCD porno di lokasi yang sama.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti.

“Kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk, juga menemukan narkoba, dan CD porno,” kata Hermawanto, Kamis (6/8/2026).

Hermawanto meminta kepolisian mengusut tuntas asal-usul barang tersebut. Menurutnya, jumlah senjata yang ditemukan sangat besar dan berpotensi membahayakan masyarakat.

“Karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius,” ujarnya.

Baca Juga :  Polemik Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel, DPRD Wacanakan Hak Angket

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menjelaskan penemuan bermula saat pihak sekolah membuka ruangan yang lama tidak digunakan untuk kepentingan kegiatan belajar.

Namun, di dalam ruangan itu mereka justru menemukan sejumlah airsoft gun dan perlengkapan senjata lainnya.

“Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur,” kata Untung.

Barang bukti yang ditemukan meliputi amunisi, laras senjata, senjata genggam berbagai kaliber, magazine, hingga alat pembuat peluru.

Petugas juga menemukan narkoba jenis ganja dan sabu, serta sekitar 25 keping VCD dengan berbagai isi.

Untung mempertanyakan keberadaan barang-barang tersebut di lingkungan sekolah.

“Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?” ujarnya.

Ia berharap kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, penyimpanan senjata di lingkungan sekolah dapat mengancam keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapapun,” ucapnya.

Baca Juga :  Cuaca Banten Hari Ini: Tangsel Berpotensi Hujan Ringan

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan telah menerima laporan terkait temuan senjata tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengatakan laporan diterima dari masyarakat pada 15 Juli 2026.

“Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api,” kata Joko.

Menurut Joko, penyidik telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal.

Saat ini, polisi masih menyelidiki asal-usul, kepemilikan, serta pihak yang diduga menyimpan senjata, narkoba, dan barang bukti lainnya di lingkungan sekolah tersebut. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini