Viral Video Warga Lebak Banten Tolak Kedatangan Jokowi

Adi Subchan - 04 August 2026

Video penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi di Lebak viral. PSI Lebak meminta publik menilai sendiri dan memastikan agenda masih tahap koordinasi. (Foto: TikTok @hanturimba)
Video penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi di Lebak viral. PSI Lebak meminta publik menilai sendiri dan memastikan agenda masih tahap koordinasi. (Foto: TikTok @hanturimba)

Video penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi di Lebak viral. PSI Lebak meminta publik menilai sendiri dan memastikan agenda masih tahap koordinasi.

Aktual Tangerang – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orang menolak rencana kedatangan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Kabupaten Lebak viral. Video itu beredar luas di media sosial pada Selasa (4/8/2026).

Video tersebut diunggah akun TikTok @hanturimba. Rekaman memperlihatkan puluhan orang mengenakan sarung dan peci membentangkan spanduk penolakan.

Spanduk itu bertuliskan, “Banten menolak safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya.”

Spanduk lainnya berbunyi, “Saatnya rakyat bersatu, penegakan hukum bersama rakyat, tangkap dan adili Jokowi.”

Dalam video itu, seorang perwakilan kelompok menyampaikan penolakan terhadap rencana kunjungan Jokowi ke Banten.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami mewakili masyarakat Kabupaten Lebak dan mewakili seluruh masyarakat Provinsi Banten sangat menolak keras kehadiran Jokowi ke Banten. Maka jangan coba-coba memaksakan datang ke Provinsi Banten,” ujarnya.

Baca Juga :  Ada Narji, Sunatan Massal PSI di Tangsel Jadi Meriah

Setelah pernyataan tersebut, massa yang berada di lokasi meneriakkan takbir.

Isi spanduk dalam video serupa dengan spanduk yang sebelumnya terpasang di kawasan Tanjakan Bang Arum, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada 29 Juli 2026.

Spanduk itu menampilkan gambar wajah Jokowi dalam lingkaran merah. Di bagian bawah juga tercantum sedikitnya 16 logo aliansi.

PSI Lebak Minta Publik Menilai

Ketua DPD PSI Kabupaten Lebak, Dita Fajar Bayhaqi, mengaku tidak mempermasalahkan kemunculan spanduk tersebut.

Menurutnya, spanduk itu tidak perlu dicopot. Ia menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.

“Biarkan saja, tidak usah dicopot. Biarkan publik yang menilai secara objektif. Karena masyarakat Banten sudah cerdas menilai,” kata Dita.

Dita menilai kemunculan spanduk itu menunjukkan nama Jokowi masih menjadi perhatian publik.

Ia menduga pemasangan spanduk bertujuan menarik perhatian masyarakat dengan memanfaatkan popularitas Jokowi.

“Mungkin yang pasang spanduk mau numpang viral. Karena tiap kali nama Pak Jokowi muncul, biasanya langsung memunculkan diskusi publik. Artinya magnet Pak Jokowi masih kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Acara HUT TNI ke-81: Prabowo Salami SBY, Jokowi Dicuekin

Dita juga menilai Jokowi memberikan kontribusi bagi pembangunan di Banten. Ia mencontohkan pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang dan Bendungan Karian.

Terkait rencana kunjungan Jokowi ke Banten, Dita mengatakan jadwal resmi masih dalam tahap koordinasi.

“Saya dan rekan-rekan sangat berharap Pak Jokowi datang ke Lebak. Sampai saat ini kami belum mendapat jadwal resminya. Kami masih mencocokkan waktunya. Mudah-mudahan bisa secepatnya,” katanya.

Menurut Dita, apabila kunjungan tersebut terlaksana, agendanya hanya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

“Silaturahmi saja. Mungkin Pak Jokowi juga sudah lama tidak ke Lebak. Apalagi magnet Pak Jokowi di Lebak luar biasa,” tuturnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini