Gerakan Nasi Darurat membantu warga kesulitan makan melalui pembayaran QRIS. Berawal dari TikTok, kini menjadi penghubung donatur dan penerima bantuan.
Aktual Tangerang – Viral gerakan sosial independen Nasi Darurat membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Bantuan disalurkan gratis melalui pembayaran digital langsung ke warung terdekat.
Gerakan berbasis warga ini memanfaatkan TikTok dan WhatsApp sebagai sarana penghubung. Pembayaran dilakukan menggunakan QRIS agar bantuan diterima lebih cepat.
Sistem penyaluran dirancang sederhana, tepat sasaran, dan menjaga martabat penerima. Warga tidak perlu merasa dipermalukan saat mengajukan bantuan.
Inisiator Nasi Darurat Kota Tangerang, Nabila Widhian, mengatakan gerakan itu lahir dari kepedulian terhadap warga. Ia melihat banyak masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Nabila mengaku terinspirasi dari konten TikTok yang mengangkat gerakan serupa. Ia kemudian membentuk akun Nasi Darurat Kota Tangerang.
“Awalnya aku lihat video TikTok tentang Nasi Darurat juga. Terus aku terdorong bikin akun Nasi Darurat Kota Tangerang untuk bantu orang kesulitan makan,” kata Nabila, Senin (3/8/2026).
Warga yang membutuhkan bantuan cukup menghubungi pengelola melalui WhatsApp. Selanjutnya, mereka menerima formulir digital untuk diisi.
Pemohon mengisi nama, domisili, dan penjelasan singkat mengenai kondisi darurat. Data tersebut menjadi dasar verifikasi permohonan bantuan.
Pengelola membatasi nominal bantuan agar penyaluran lebih merata. Kebijakan itu berlaku untuk sembako maupun makanan siap saji.
“Untuk sembako aku maksimalin Rp50.000. Untuk makanan jadi, aku batasin maksimal Rp25.000,” ujar Nabila.
Setelah disetujui, penerima dapat berbelanja di warung atau toko kelontong terdekat. Mereka cukup mengirimkan foto warung beserta kode QRIS pedagang.
Pengelola kemudian membayar langsung melalui QRIS. Penerima diminta mengirimkan foto barang atau makanan sebagai bentuk transparansi.
Pada awal gerakan, seluruh bantuan berasal dari dana pribadi Nabila. Dana itu diperoleh dari pekerjaannya sebagai pekerja lepas.
Gerakan tersebut kemudian viral di TikTok. Sejak itu, Nasi Darurat menjadi penghubung antara donatur dan warga yang membutuhkan.
Masyarakat kini dapat berdonasi melalui QRIS maupun transfer rekening. Dukungan publik membuat jangkauan bantuan semakin luas.
Prioritaskan Tangerang, Tetap Layani Daerah Lain
Nasi Darurat memprioritaskan bantuan bagi warga Kota Tangerang. Bantuan diberikan tanpa membedakan latar belakang penerima.
Penerima berasal dari berbagai kalangan. Mereka meliputi pelajar, mahasiswa perantauan, pekerja informal, hingga warga kehilangan pekerjaan.
Nabila menegaskan bantuan tetap terbuka bagi warga luar Tangerang. Namun, bantuan diberikan setelah mempertimbangkan tingkat kedaruratan.
“Kami tetap membantu warga luar Tangerang jika kondisinya benar-benar mendesak. Prioritas kami adalah mereka yang membutuhkan bantuan secepatnya,” kata Nabila.
Menurutnya, penerima dari luar daerah umumnya merupakan korban perceraian. Ada pula orangtua tunggal yang merawat anak dalam kondisi sakit. (*)








Leave a Reply