PUPR Kota Tangerang Gelontorkan Rp69 Miliar Perbaiki Jalan

Adi Subchan - 30 July 2026

FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI
FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI

PUPR Kota Tangerang mengalokasikan Rp69 miliar untuk rekonstruksi jalan pada 2026. Target kemantapan jalan dipertahankan di atas 93 persen.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan Rp69 miliar untuk rekonstruksi jalan secara bertahap pada 2026.

Anggaran tersebut dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang.

Program ini menyasar ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.

Beberapa lokasi perbaikan meliputi Jalan Siliwangi, Jalan Sekadar Muda, dan Jalan Tengku Umar.

Perbaikan juga dilakukan di Jalan Husein Sastranegara, Jalan Bayur, Jalan Sangego, dan Jalan Marsekal Suryadarma.

Selain itu, Jalan Prabu Kian Santang dan sejumlah ruas prioritas lainnya turut direkonstruksi.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan anggaran difokuskan pada peningkatan kualitas jalan.

“Anggaran tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat beraktivitas,” kata Taufik.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Tangsel Diguyur Hujan Ringan

Dinas PUPR menargetkan tingkat kemantapan jalan tetap berada di atas 93 persen. Target tersebut menjadi fokus pembangunan infrastruktur jalan selama 2026 hingga 2027.

Taufik menjelaskan kondisi jalan terus menurun akibat tingginya volume kendaraan. Usia konstruksi, cuaca, dan aktivitas utilitas juga mempercepat kerusakan jalan.

Karena itu, pemeliharaan dan rekonstruksi dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut bertujuan menjaga kualitas layanan infrastruktur bagi masyarakat.

Saat ini, Kota Tangerang memiliki sekitar 211 ruas jalan. Total panjang jaringan jalan mencapai hampir 280 kilometer.

Berdasarkan metode Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS), kemantapan jalan mencapai sekitar 93 persen. Namun, sekitar enam hingga tujuh persen ruas jalan masih mengalami kerusakan berat. Kerusakan umumnya berada di kawasan dengan lalu lintas padat.

“Sekitar enam atau tujuh persen ruas jalan masih mengalami kerusakan berat yang umumnya berada di kawasan dengan aktivitas lalu lintas tinggi sehingga lebih dirasakan masyarakat,” ujar Taufik.

Ia menegaskan penentuan prioritas perbaikan mengacu hasil survei kondisi jalan. Survei tersebut mengikuti ketentuan teknis Kementerian PUPR.

“Selain tingkat kerusakan, aspek keselamatan pengguna jalan juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan penanganan,” katanya.

Baca Juga :  Musim Kemarau, Wali Kota Tangerang Minta Warga Hemat Pakai Air

Selain rekonstruksi, Dinas PUPR terus mengoptimalkan pemeliharaan rutin. Program itu bertujuan mempercepat penanganan jalan berlubang dan kerusakan ringan.

Masyarakat diminta melaporkan kerusakan jalan kepada pemerintah. Laporan akan ditindaklanjuti sesuai tingkat urgensi dan kewenangan.

“Kami berharap kualitas jaringan jalan terus meningkat dan mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi,” tutup Taufik. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini