Pusaka Bunda merilis single “Pengecut” yang mengangkat kisah keberanian dan penyesalan dengan nuansa musik Indonesia era 2000-an.
Aktual Tangerang – Band alternatif pop Pusaka Bunda merilis single terbaru berjudul “Pengecut”.
Lagu ini mempertegas identitas musikal mereka yang terinspirasi musik Indonesia era 2000-an.
Pusaka Bunda mengemas nuansa nostalgia dengan sentuhan yang relevan bagi pendengar masa kini.
“Pengecut” mengisahkan seseorang yang memilih menghindari kenyataan dan perasaan.
Di dalam liriknya menyoroti keberanian, kehilangan, serta penyesalan dalam sebuah hubungan.
Pusaka Bunda memadukan alternatif pop dengan gitar melodis dan aransemen hangat. Karakter musik tersebut menghadirkan atmosfer emosional khas awal 2000-an.
Meski bernuansa nostalgia, aransemen lagu tetap terasa segar.
Fajar Banest, basisst Personel Pusaka Bunda mengatakan lagu itu lahir dari keresahan yang banyak dialami orang.
“‘Pengecut’ berangkat dari kegelisahan melihat banyak orang memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya,” ujar Pusaka Bunda.
Band tersebut berharap lagu ini menjadi teman bagi pendengar yang mengalami situasi serupa.
“Kami ingin lagu ini menemani mereka yang pernah diliputi keraguan dan penyesalan,” lanjutnya.
Melalui single tersebut, Pusaka Bunda mengajak pendengar menikmati musik yang mengutamakan melodi dan lirik.
Mereka juga ingin menghadirkan emosi yang tulus dalam setiap karya. Single “Pengecut” kini tersedia di berbagai platform musik digital.
Lagu itu diharapkan menjadi soundtrack bagi pendengar yang berani menghadapi kenyataan.
Tentang Pusaka Bunda
Pusaka Bunda merupakan band alternatif pop asal Indonesia. Mereka mengusung karakter musik Indonesia era 2000-an dengan pendekatan modern.
Band ini dikenal menghadirkan lagu bernuansa hangat, emosional, dan penuh makna.
Adapun personelnya terdiri dari Samudra (vocal), Banest (Bass), dan Arif Monce (Gitar). (*)











Leave a Reply