Viral, Warga Pasar Kemis Disiram Air Bekas Kotoran Anjing

Adi Subchan - 02 June 2026

Polisi menyelidiki kasus warga Pasar Kemis yang diduga menyiram pejalan kaki dengan air bekas mandi dan kotoran anjing hingga memicu konflik. (Foto: Tangkapan layar)
Polisi menyelidiki kasus warga Pasar Kemis yang diduga menyiram pejalan kaki dengan air bekas mandi dan kotoran anjing hingga memicu konflik. (Foto: Tangkapan layar)

Polisi menyelidiki kasus warga Pasar Kemis yang diduga menyiram pejalan kaki dengan air bekas mandi dan kotoran anjing hingga memicu konflik.

Aktual Tangerang – Polisi menyelidiki kasus penyiraman air terhadap warga di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Peristiwa yang viral di media sosial itu memicu konflik antara pelaku dan warga setempat.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan pihaknya masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Pria berinisial A (42) disebut beberapa kali menyiramkan air ke jalan saat warga melintas menuju masjid. Tindakan itu memicu keresahan warga Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis.

“Warga merasa resah dengan aktivitas pembuangan air tersebut,” kata Humaedi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, sejumlah warga sempat mendatangi rumah A untuk meminta penjelasan. Perdebatan pun terjadi sebelum akhirnya kedua pihak dimediasi di Polsek Pasar Kemis.

Humaedi mengungkapkan mediasi telah dilakukan pada 30 April 2026. Dalam pertemuan itu, pelaku diminta menghentikan aktivitas penyiraman yang dikeluhkan warga.

“Pada pertemuan itu sudah terjadi kesepakatan dan saudara A tidak diperbolehkan melakukan penyiraman lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi, Dua Pria Asal Aceh Edarkan Tramadol di Neglasari

Namun, kejadian serupa kembali terjadi beberapa waktu kemudian. Warga yang kembali melihat aksi penyiraman mendatangi kediaman A.

Situasi memanas hingga berujung cekcok antara kedua belah pihak. Humaedi menyayangkan insiden tersebut kembali terulang setelah adanya kesepakatan sebelumnya.

Ia menyebut perselisihan terbaru bahkan berujung dugaan kontak fisik.

“Saudara A mengaku menerima kekerasan hingga membuat laporan ke Polsek Pasar Kemis,” katanya.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti terkait kejadian tersebut. Penyidik mendalami motif pelaku melakukan penyiraman berulang kali kepada warga.

Selain itu, polisi juga menelusuri jenis air yang digunakan dalam aksi penyiraman tersebut.

“Polisi sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Mulai dari motif A menyiram jalan, air yang disiramkan, hingga dugaan pemukulan yang diklaim dialami A,” ujar Humaedi.

Viral di Media Sosial

Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan setelah sejumlah video beredar di TikTok. Dalam unggahan tersebut, pelaku disebut sering menyiram warga yang melintas menuju masjid untuk salat.

Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria dan wanita menyiram air ke jalan pada waktu salat Magrib. Beberapa warga terlihat terkena siraman saat melintas di depan rumah tersebut.

Baca Juga :  Ciputat Rawan Kejahatan Modus Pecah Kaca Mobil

Dalam salah satu video, seorang warga yang baru pulang salat tampak menegur pelaku. Namun, teguran itu justru memicu adu mulut antara keduanya.

Unggahan lain menyebut air yang digunakan diduga berasal dari bekas mandi anjing. Air tersebut juga disebut berasal dari bekas lap kotoran anjing. Warga mengklaim kejadian serupa telah berlangsung sejak 2023.

Video lain yang diunggah pada November 2023 juga memperlihatkan aksi penyiraman ke jalan.

Dalam rekaman terbaru bertanggal 30 Mei 2026, sejumlah warga terlihat mendatangi rumah pasangan suami istri tersebut. Warga kemudian membawa keduanya ke sebuah tempat pertemuan untuk dimintai klarifikasi.

Aksi itu dipicu dugaan penyiraman yang kembali mengenai salah seorang warga. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini