Nama Lesti Kejora diduga dicatut dalam modus penipuan giveaway di media sosial. Manajemen mengimbau masyarakat tidak memberikan data pribadi.
Aktual Tangerang – Nama penyanyi dangdut Lesti Kejora diduga dicatut dalam modus penipuan berkedok giveaway di media sosial.
Dugaan tersebut mencuat setelah psikolog Lita Gading menerima pesan mencurigakan melalui Instagram.
Pesan itu dikirim akun yang menggunakan foto dan identitas menyerupai Lesti Kejora.
Lita kemudian membagikan tangkapan layar pesan tersebut melalui media sosialnya. Dalam pesan itu, akun bernama @lestikerjo1 mengklaim menggelar giveaway senilai Rp30 juta.
Lita menilai terdapat indikasi penipuan dalam pesan yang diterimanya. Ia meminta pihak Lesti segera memberikan klarifikasi kepada publik.
“Tapi setelah diusut ada kecenderungan penipuan ya, kecenderungan. Tolong diklarifikasi,” kata Lita.
Menurutnya, penggunaan foto Lesti berpotensi menyesatkan masyarakat. Lita berharap dugaan tersebut tidak merugikan nama baik sang penyanyi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur hadiah yang ditawarkan akun tersebut.
“Tolong dibantu untuk para fans-nya agar dilacak nomor ini,” ujarnya.
Lita menegaskan akan melaporkan kasus tersebut jika terbukti sebagai penipuan. Ia meminta publik tetap waspada terhadap berbagai modus giveaway palsu.
Menanggapi itu, pihak Lesti Kejora akhirnya memberikan tanggapan resmi. Kuasa hukum Lesti, Sadrakh Seskoadi, mengungkap banyak akun palsu mengatasnamakan kliennya.
Menurutnya, akun-akun tersebut meminta data pribadi penggemar dengan berbagai iming-iming.
“Tujuannya saat ini sangat banyak akun yang mengatasnamakan Lesti Kejora,” kata Sadrakh.
Ia menjelaskan pelaku menawarkan hadiah, investasi, hingga penjualan merchandise.
Korban kemudian diarahkan berkomunikasi melalui nomor WhatsApp tertentu. Setelah data terkumpul, pelaku diduga memanfaatkannya untuk tindakan melawan hukum.
“Salah satunya untuk melakukan pinjaman online,” ujarnya.
Beberapa korban juga dilaporkan diminta mengirim sejumlah uang. Karena itu, manajemen mengimbau masyarakat tidak membagikan data pribadi sembarangan.
Publik juga diminta memverifikasi informasi dari akun resmi dan terverifikasi.
“Manajemen Lesti Kejora menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terkait modus penipuan ini,” katanya.
Sadrakh menambahkan, Lesti berharap para pelaku segera menghentikan aksinya.
“Keinginan Lesti tentu para pelaku segera berhenti dan tidak merugikan masyarakat,” tuturnya. (*)











Leave a Reply