Niat dan Tata Cara Shalat Iduladha Lengkap

Adi Subchan - 24 May 2026

Simak niat, waktu terbaik, dan tata cara mandi sunnah Iduladha 2026 sesuai tuntunan syariat Islam. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Simak niat, waktu terbaik, dan tata cara mandi sunnah Iduladha 2026 sesuai tuntunan syariat Islam. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Simak niat dan tata cara shalat Iduladha 1447 Hijriah lengkap beserta jadwal Iduladha 2026 menurut Kemenag RI.

Aktual Tangerang – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.

Dengan penetapan tersebut, maka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Pemerintah juga menetapkan 27 Mei 2026 sebagai hari libur nasional. Sementara cuti bersama Iduladha jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026.

Shalat Iduladha memiliki hukum sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan dilaksanakan umat Islam. Ibadah ini dianjurkan bagi laki-laki maupun perempuan, termasuk musafir.

Waktu shalat Iduladha dimulai setelah Matahari terbit sekitar 15-20 menit. Pelaksanaan shalat berlangsung hingga sebelum masuk waktu Dzuhur.

Shalat Iduladha disunnahkan dilaksanakan lebih awal dibandingkan shalat Idulfitri. Tujuannya memberi kesempatan umat Islam melaksanakan ibadah kurban.

Baca Juga :  Kemenag Tetapkan Iduladha 27 Mei 2026, 1 Zulhijah 18 Mei

Dikutip dari situs resmi Baznas RI, berikut niat dan tata cara shalat Iduladha.

Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan shalat Iduladha.

Berikut bacaan niat shalat Iduladha untuk makmum dan imam.

Niat Shalat Iduladha untuk Makmum

“Ushalli sunnatan li’idil adha rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya niat Salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Iduladha untuk Imam

“Ushalli sunnatan li’idil adha rak’ataini imaman lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya niat shalat sunnah Iduladha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga :  Libur Iduladha 2026, Cek Jadwal Long Weekend dan Cuti Bersama

Tata Cara Shalat Iduladha

Shalat Iduladha dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan tambahan takbir.

Rakaat Pertama

  • Niat di dalam hati.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca doa iftitah.
  • Takbir tujuh kali selain takbiratul ihram.
  • Membaca dzikir di antara takbir.
  • Membaca surat Al-Fatihah.
  • Membaca surat pendek, disunnahkan Al-A’la.
  • Ruku, i’tidal, sujud, dan duduk seperti biasa.

Rakaat Kedua

  • Berdiri kembali untuk rakaat kedua.
  • Takbir lima kali.
  • Membaca dzikir di antara takbir.
  • Membaca surat Al-Fatihah.
  • Membaca surat pendek, disunnahkan Al-Ghasyiyah.
  • Ruku, i’tidal, sujud, dan duduk seperti biasa.
  • Tasyahud akhir dan salam.

Setelah shalat Iduladha selesai, khutbah disampaikan oleh khatib. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini