Respon Benyamin Davnie Soal Banjir di Tanah Tingal Ciputat

Adi Subchan - 08 May 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan menerapkan sistem pembayaran cashless untuk seluruh transaksi APBD guna meningkatkan transparansi dan mencegah pemborosan. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan menerapkan sistem pembayaran cashless untuk seluruh transaksi APBD guna meningkatkan transparansi dan mencegah pemborosan. (Foto: Istimewa)

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan banjir di Tanah Tingal Ciputat akan dievaluasi meski berada di jalan milik Provinsi Banten.

Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie angkat bicara terkait banjir di kawasan Tanah Tingal, Ciputat.

Ia memastikan Pemkot Tangsel akan melakukan evaluasi dan penanganan banjir di lokasi tersebut.

Menurut Benyamin, Wakil Wali Kota Tangsel sudah meninjau langsung titik banjir beberapa waktu lalu. Hasil peninjauan itu akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

“Pak Wakil Wali Kota sudah melakukan pengecekan, nanti akan dievaluasi dan ditangani dinas teknis,” ujar Benyamin, Jumat (8/5/2026).

Ia menegaskan persoalan banjir di Tanah Tingal harus segera diatasi. Sebab, kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas harian. “Karena itu memang harus ditangani,” katanya.

Benyamin mengakui ruas jalan yang tergenang merupakan kewenangan Pemprov Banten. Meski demikian, Pemkot Tangsel tetap akan mengambil langkah sesuai kewenangannya.

“Meskipun itu jalan provinsi, ada bagian-bagian yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tangsel Chaos, Warga Tembus Banjir Demi Pulang

Pemkot akan memetakan persoalan utama di lokasi banjir tersebut. Selanjutnya, koordinasi lintas instansi akan dilakukan bila diperlukan.

“Kalau memang harus dikoordinasikan ke provinsi, tentu akan kami lakukan,” kata Benyamin.

Ia juga menyoroti masih banyak warga yang belum mengetahui status jalan tersebut milik pemerintah provinsi. Akibatnya, keluhan masyarakat sering diarahkan sepenuhnya kepada Pemkot Tangsel.

Banjir menyebabkan kemacetan parah di pertigaan Tanah Tingal, Jalan Merpati Raya, Ciputat. Genangan air menutup sebagian badan jalan pada Rabu (6/5/2026) malam.

Pantauan di lokasi menunjukkan kontur jalan berbentuk cekungan di sekitar persimpangan. Kondisi drainase juga terlihat rusak dan sebagian tertutup tanah serta sampah.

Warga Ciputat, Desi, mengaku terjebak kemacetan saat pulang dari Stasiun Sudimara.

“Keluar stasiun sudah terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Desi.

Ia mengatakan mobil nyaris tidak bergerak akibat genangan air di jalan. “Motor masih bisa lewat pinggir, tapi harus gantian dengan pejalan kaki,” katanya.

Desi bahkan harus berjalan kaki sekitar 25 menit menuju rumahnya. Padahal, perjalanan normal biasanya hanya memakan waktu lima hingga tujuh menit.

Baca Juga :  Banjir di Tangsel Rendam 1.900 KK, Air Belum Surut

Menurutnya, kondisi banjir di Tanah Tingal kini semakin sering terjadi. “Sekarang kayaknya jadi lebih gampang banjir,” ucapnya.

Ia menduga penyebabnya berasal dari drainase tersumbat dan pembangunan di sekitar lokasi.

Desi berharap pemerintah memperbaiki saluran air dan fasilitas trotoar di kawasan tersebut.

Sementara itu, Humas Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDAMBK) Tangsel Kemal, mengatakan Jalan Aria Putra merupakan kewenangan Provinsi Banten.

“Kami sudah menyampaikan kejadian genangan itu kepada UPJJ Tangerang,” ujar Kemal.

Ia menegaskan tindak lanjut penanganan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini