Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menargetkan penurunan stunting 7,05 persen pada 2027 melalui intervensi lintas sektor.
Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan penurunan stunting hingga 7,05 persen pada 2027.
Target tersebut ditempuh melalui penguatan intervensi terpadu lintas sektor.
Benyamin menilai stunting berdampak langsung pada masa depan anak.
“Penanganan stunting bukan hanya soal kesehatan,” kata Benyamin, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan penanganan harus menyeluruh dan berkelanjutan. “Ini menyangkut masa depan generasi mendatang,” ujarnya.
Pemkot Tangsel memastikan program tidak hanya berjalan, tetapi diperkuat. Intervensi mencakup pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.
Selain itu, dilakukan pemberian makanan tambahan bagi kelompok rentan.
Pemantauan tumbuh kembang anak juga dilakukan melalui posyandu dan fasilitas kesehatan. Serta, pendekatan berbasis data diterapkan di setiap wilayah.
“Langkah ini untuk memastikan program tepat sasaran,” terang Benyamin
Ia mengakui tren stunting sempat meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, diperlukan langkah yang lebih terukur dan intensif.
“Data menjadi kunci agar intervensi tepat sasaran,” jelasnya.
Penanganan stunting melibatkan berbagai perangkat daerah. Keterlibatan mencakup dinas kesehatan dan kader posyandu.
Kolaborasi juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan. Benyamin memastikan komitmen Pemkot menekan angka stunting sesuai target.
“Kami ingin generasi tumbuh sehat dan berkualitas,” pungkas Benyamin. ***








Leave a Reply