Dibiarkan Setahun, Sampah Menggunung di Stasiun Jurangmangu

Adi Subchan - 06 April 2026

Tumpukan sampah menggunung di Stasiun Jurangmangu, Tangsel. Diduga dibuang diam-diam selama setahun tanpa pengawasan.
Tumpukan sampah menggunung di Stasiun Jurangmangu, Tangsel. Diduga dibuang diam-diam selama setahun tanpa pengawasan.

Tumpukan sampah menggunung di Stasiun Jurangmangu, Tangsel. Diduga dibuang diam-diam selama setahun tanpa pengawasan.

Aktual Tangerang – Tumpukan sampah terlihat menggunung di sekitar Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan. Kondisinya mencolok dan terlihat dari kejauhan oleh pengguna jalan.

Persoalan ini diduga berawal dari pembuangan kecil yang terus berulang. Tanpa pengawasan, volume sampah perlahan meningkat menjadi masalah besar.

Seorang petugas di lokasi menyebut penumpukan tidak terjadi secara instan. Sampah disebut sudah ada sejak lama dan terus bertambah.

“Sudah lama, sudah cukup lama,” ujar petugas stasiun yang identitasnya tidak disebutkan, Senin (6/4/2026).

Ia memperkirakan sampah telah menumpuk sejak sekitar satu tahun lalu. “Kurang lebih sudah setahun,” katanya.

Menurutnya, tidak ada peristiwa tunggal yang memicu lonjakan sampah. Penumpukan terjadi perlahan dari hari ke hari.

“Setiap hari mungkin bertambah sedikit demi sedikit. Kalau terus begitu, akhirnya jadi menggunung,” ucapnya.

Baca Juga :  10 Ribu Nakes di Tangerang bakal Divaksin Campak

Ia menduga sampah dibuang secara diam-diam oleh pihak tak dikenal. Hal ini menyulitkan petugas untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kemungkinan dibuang diam-diam ke sini. Jadi sulit dilacak siapa pelakunya,” katanya.

Petugas telah melakukan berbagai upaya pengawasan di lokasi. Patroli dilakukan pada waktu rawan, termasuk dini hari.

“Kami pernah jaga sekitar jam dua atau tiga di pagi hari. Tapi tidak menemukan aktivitas mencurigakan,” imbuhnya.

Jadwal patroli juga diubah untuk menghindari pola tetap. Namun, pelaku tetap tidak terdeteksi hingga kini. “Waktu patrolinya diacak, tapi tetap tidak ketemu,” ujarnya.

Ia menduga pelaku mengetahui pola patroli petugas. “Mungkin pelaku memperhatikan pergerakan petugas,” kata Anton.

Keberadaan sampah mulai menimbulkan dampak lingkungan. Bau tidak sedap muncul pada kondisi tertentu. “Kalau habis hujan lalu panas, kadang muncul bau,” ujarnya.

Bau tersebut tidak selalu terasa setiap waktu. Arah angin memengaruhi penyebaran bau ke sekitar lokasi. “Kalau angin ke arah sini, baru tercium,” katanya.

Baca Juga :  Buang Sampah Sembarangan di Pandeglang Didenda Rp200 Juta

Upaya penanganan sederhana pernah dilakukan petugas. Salah satunya pemasangan spanduk larangan membuang sampah.

“Sudah pernah pasang spanduk sejak tahun lalu. Namun spanduk itu kemudian hilang,” jelasnya.

Hingga kini, belum ada solusi efektif menghentikan pembuangan sampah ilegal. Penumpukan terus terjadi tanpa kendali yang jelas.

Wartawan telah berusaha menghubungi Humas Pemkot Tangerang Selatan untuk konfirmasi. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini