Konflik atasan dan bawahan di Dispora Tangsel berujung pada laporan polisi, dipicu persoalan utang dan emosi.
Aktual Tangerang – Konflik atasan dan bawahan terjadi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan.
Kasus ini mencuat setelah pegawai honorer berinisial IS (46) melapor ke polisi. Laporan tercatat di Polsek Serpong dengan nomor resmi LP/B/11/II/2026. Terlapor dalam kasus ini adalah atasannya, Agus Salim.
Kanit Reskrim Polsek Serpong, Joko Suprianto, membenarkan laporan tersebut.
“Sejumlah saksi sudah diperiksa, dan penyelidikan masih berjalan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Agus Salim mengakui konflik berawal dari persoalan utang piutang pribadi. Katanya, ia sempat membantu IS dengan pinjaman uang.
“Masalah ini bermula dari utang lama yang belum diselesaikan,” katanya.
Menurut Agus, IS sempat menyerahkan sertifikat sebagai jaminan. Namun, belakangan diketahui dokumen tersebut milik orang lain.
“Saya baru tahu sertifikat itu milik orang lain setelah ada yang datang,” ujarnya.
Ia menyebut persoalan sempat dimediasi keluarga dan tokoh setempat. Mediasi juga disaksikan oleh anggota DPRD Kota Tangsel.
Dalam kesepakatan, IS berjanji melunasi utang pada Januari 2026. “Waktu itu disepakati pembayaran dilakukan Januari,” katanya.
Namun, hingga kini pembayaran disebut belum terealisasi. Agus mengaku dirinya berusaha menghubungi IS, tapi tidak direspons.
Agus mengakui sempat terpancing emosi saat mendatangi korban. Meski begitu, ia membantah melakukan penganiayaan berat saat itu.
“Kalau dibilang memukul, saya hanya sekali menampar,” ujarnya.
Ia menyebut emosinya dipicu janji yang berulang tanpa realisasi. Meski demikian, Agus telah meminta maaf kepada korban. “Saya akui kesalahan dan sudah menyampaikan permintaan maaf,” katanya.
Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Saya masih ingin ada penyelesaian terbaik tanpa konflik berkepanjangan,” ujarnya. ***









Leave a Reply