Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diperiksa Bareskrim sebagai saksi kasus dugaan penipuan DSI senilai Rp2,4 triliun.
Aktual Tangerang – Aktor Dude Harlino bersama istrinya, Alyssa Soebandono, mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).
Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Kasus ini diduga merugikan masyarakat hingga Rp2,4 triliun.
Dude dan Alyssa tiba sekitar pukul 10.05 WIB. Keduanya menyatakan siap memberikan keterangan kepada penyidik.
Dude menegaskan pemeriksaan ini merupakan undangan pertama dari penyidik.
“Ini undangan pertama dari Bareskrim untuk memberikan keterangan,” ujar Dude.
Ia berharap informasi yang disampaikan dapat membantu proses penyidikan.
“Mudah-mudahan keterangan kami bisa bermanfaat bagi penyidik,” katanya.
Dude juga memastikan dirinya sudah tidak lagi menjadi brand ambassador DSI. “Benar, kami sudah tidak menjadi brand ambassador,” ucapnya.
Sebelumnya, PPATK mengungkap temuan aliran dana mencurigakan terkait DSI.
Deputi Pemberantasan PPATK Danang Tri Hartono memaparkan data transaksi keuangan. Ia menyebut DSI menghimpun dana masyarakat Rp7,478 triliun sepanjang 2021–2025.
Dari jumlah itu, Rp6,2 triliun telah dikembalikan sebagai imbal hasil. Namun, masih terdapat selisih dana sekitar Rp1,2 triliun.
“Masih ada dana masyarakat yang belum dikembalikan sekitar Rp1,2 triliun,” kata Danang.
Ia menjelaskan sebagian dana digunakan untuk biaya operasional perusahaan. Nilainya mencapai sekitar Rp167 miliar untuk kebutuhan operasional. Biaya mencakup listrik, internet, sewa, gaji, hingga iklan.
Selain itu, Rp796 miliar mengalir ke perusahaan terafiliasi dengan DSI. Perusahaan tersebut disebut berada di bawah kendali pihak yang sama.
PPATK juga menemukan aliran Rp218 miliar ke pihak perorangan dan entitas terkait.
Menurut PPATK, aliran dana lebih banyak dinikmati oleh pihak terafiliasi. ***









Leave a Reply