Pemkab Tangerang merencanakan penerapan WFH ASN untuk menekan konsumsi BBM akibat dampak penutupan Selat Hormuz.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah ini diambil untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak akibat situasi global.
Kebijakan tersebut dipicu oleh penutupan Selat Hormuz yang berdampak pada pasokan energi.
Bupati Moch Maesyal Rasyid mengatakan kebijakan WFH dipilih agar pengawasan lebih mudah dilakukan.
Menurutnya, skema Work From Anywhere (WFA) dinilai sulit dikontrol.
“Kalau WFA, saya tidak tahu mereka bekerja di mana,” ujar Maesyal, Rabu (25/3/2026).
Ia menegaskan WFH memastikan ASN tetap berada di rumah selama jam kerja. “Lebih baik WFH supaya mereka tetap di rumah,” katanya.
Maesyal memastikan kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan publik. Sebagian ASN tetap bekerja langsung di kantor seperti biasa.
“Nantinya 50 persen ASN bekerja normal di kantor,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelayanan langsung kepada masyarakat tetap berjalan penuh. “Petugas yang melayani masyarakat tetap bekerja 100 persen,” ujarnya.
Pemkab juga menyiapkan sistem pengawasan selama kebijakan WFH berlangsung. ASN diwajibkan melaporkan aktivitas kerja dua kali sehari.
“Mereka harus laporan pagi pukul 07.30 WIB. Laporan kedua dilakukan pada sore hari pukul 16.00 WIB,” kata Maesyal.
Ia menyarankan laporan dilakukan melalui panggilan video. “Kalau bisa video call supaya jelas posisi mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Soma Atmaja menyebut kebijakan masih menunggu arahan pusat.
“Kami masih menunggu kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.









Leave a Reply