Balawista Kabupaten Serang mencatat 25 anak terpisah dari orang tua saat rekreasi di Pantai Anyer. Petugas imbau pengawasan lebih ketat.
Aktual Tangerang – Balawista Kabupaten Serang mencatat puluhan kasus anak hilang dari orang tua selama libur Lebaran 2026.
Hingga H+2, sedikitnya 25 anak dilaporkan terpisah di kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang.
Ketua Balawista Kabupaten Serang, Sarudin, mengatakan fenomena ini sering terjadi dan rutin ditangani petugas.
“Seperti H+2 Lebaran kemarin, ada 25 anak yang terpisah dari keluarganya. Hari ini kemungkinan lebih banyak,” ujar Sarudin, Selasa (24/3/2026).
Sarudin menyebut penyebab utama adalah kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anaknya di pantai.
“Sering kali orang tua, terutama ibu, sibuk bermain media sosial, main TikTok. Anak-anak pun tidak terpantau,” jelasnya.
Balawista terus memantau anak-anak yang hilang melalui grup siaga wisata agar cepat ditangani.
Ia menekankan pentingnya peran pengelola wisata memberi imbauan sejak pintu masuk pantai.
“Pengelola harus aktif memberikan instruksi. Di lapangan, kami hanya bisa mengingatkan secara langsung,” tutur Sarudin.
Sarudin mengimbau wisatawan tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan anak-anak selama berwisata di pantai. ***









Leave a Reply