Gubernur Andra Soni ke Baduy, Warga Baduy Tempuh 160 KM untuk Tradisi Seba
Tangerang-Tradisi Seba kembali digelar masyarakat Baduy Dalam dengan penuh khidmat. Tahun ini, ratusan warga Baduy berjalan kaki sejauh 160 kilometer untuk menyerahkan hasil bumi kepada pemerintah, termasuk Gubernur Andra Soni ke Baduy dalam agenda tahunan yang sarat nilai budaya dan spiritualitas.
Tradisi Seba: Bentuk Syukur dan Silaturahmi
Upacara Seba merupakan tradisi turun-temurun suku Badui yang menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi. Tradisi ini juga sebagai penghormatan kepada pemimpin daerah.
Warga Baduy Dalam dari Kampung Cikeusik, Cibeo, dan Cikawartana membawa hasil bumi seperti pisang, gula aren, tepung laksa, dan sayuran untuk diserahkan kepada pejabat, termasuk Gubernur Andra Soni ke Baduy.
“Kami berjalan jauh ke Serang untuk bertemu Bupati dan Gubernur. Ini perintah leluhur kami,” ujar Agus (45), warga Baduy Dalam.
Gubernur Andra Soni Sambut Hangat Rombongan Baduy
Dalam prosesi Seba tahun ini, Gubernur Andra Soni ke Baduy menerima langsung rombongan di Kota Serang bersama jajaran Forkopimda. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen warga Baduy menjaga tradisi, budaya, dan kelestarian alam Banten.
“Kehadiran warga Baduy adalah kehormatan dan pengingat bagi kita semua untuk menjaga alam dan nilai-nilai leluhur,” ujar Gubernur Andra Soni.
Perjalanan Melelahkan Demi Menjaga Adat
Meski harus menempuh ratusan kilometer perjalanan kaki dalam cuaca panas dan hujan. Warga Baduy Dalam tidak mengeluh. Mereka menjalankan tradisi ini dengan penuh keikhlasan.
Ardi (50), salah satu peserta Seba, menyebutkan, “Kami senang bisa bertemu Gubernur Andra Soni ke Baduy, karena itu berarti kami melestarikan perintah adat.”
Komitmen Pelestarian Alam Lewat Tradisi Seba
Salah satu pesan penting dari tradisi Seba adalah komitmen warga Baduy dalam menjaga kelestarian hutan dan alam. Hutan adat seluas lebih dari 52 ribu hektare di wilayah Baduy merupakan sumber kehidupan dan penyangga ekosistem Banten.
Dalam pertemuan Gubernur Andra Soni ke Baduy, ia menegaskan kembali dukungannya terhadap pelestarian hutan Baduy sebagai warisan budaya dan ekologis.
Seba Gede: Simbol Persatuan dan Harapan
Perayaan tahun ini disebut “Seba Gede” karena dihadiri oleh lebih dari 1.800 warga dari Baduy Luar dan Dalam. Upacara yang dilangsungkan dari 2–3 Mei 2025 ini ditutup dengan doa dan penyerahan simbolis hasil bumi kepada pemerintah.
Kehadiran Gubernur Andra Soni ke Baduy menjadi penanda eratnya hubungan antara masyarakat adat dan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan budaya.
Sumber: Antara
Foto: Viva.co.id/Taufik
Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok











Leave a Reply