Hewan Qurban Sakit di Tangerang

admin - 05 May 2025

27141menjelang-idul-adha-dinas-ketahanan-pangan-lakukan-pemeriksaan-kesehatan-hewan-kurban-27141

Jelang Iduladha, DKP Kota Tangerang Waspadai Hewan Qurban Sakit

Tangerang –Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang meningkatkan pengawasan terhadap masuknya hewan qurban sakit ke wilayah mereka. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular, terutama kasus hewan qurban sakit yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Terlebih menjelang perayaan Iduladha 2025 yang tinggal beberapa hari lagi. Diharapkan pengawasan yang ketat mencegah tersebarnya hewan qurban sakit.  

Pemeriksaan Ketat di Lapak dan Penampungan

Sejak pertengahan April, DKP Kota Tangerang sudah mulai melakukan pemeriksaan di sejumlah titik penjualan dan penampungan. Kepala DKP, Muhodrun, menyebut pihaknya menurunkan tim gabungan yang terdiri dari dokter hewan dan petugas lapangan untuk memantau hewan qurban sakit terutama fisiknya.

“Kami fokus memastikan tidak ada hewan qurban sakit yang lolos ke tangan pembeli. Pemeriksaan mencakup gejala penyakit seperti PMK, LSD, dan anthrax,” ujarnya, Sabtu (3/5/2025).

Dokumen dan Fisik Hewan Jadi Syarat Wajib

Setiap pedagang wajib menunjukkan dokumen kesehatan dari daerah asal. Selain itu, pemeriksaan ulang dilakukan saat hewan tiba di Kota Tangerang. 

Jika terbukti sehat, hewan akan diberi stiker resmi dari DKP sebagai tanda lolos pemeriksaan guna mencegah peredaran hewan qurban sakit di Tangerang.

“Kalau ada indikasi hewan qurban sakit, hewan tersebut langsung dipisahkan dan tidak boleh diperjualbelikan sampai ada kepastian medis,” tambah Muhodrun.

Edukasi Masyarakat Soal Hewan Qurban Sakit

DKP juga aktif mengedukasi masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan qurban sakit. Mereka mendorong masyarakat memilih hewan dari lapak resmi yang telah melewati pengawasan dinas.

“Kami imbau masyarakat untuk waspada terhadap hewan qurban sakit. Beli hanya di tempat yang diawasi dan pastikan ada stiker resmi dari DKP,” ujarnya.

Baca Juga :  Beresin Kabel Udara Tangerang

Antisipasi Penyebaran Penyakit Hewan Menular

Penyakit seperti PMK atau LSD dapat menyebar dengan cepat jika tidak ditangani. Oleh karena itu, tim pengawas terus berjaga di titik rawan distribusi hewan agar tidak terjadi penularan.

Masyarakat Diminta Aktif Melapor

DKP Kota Tangerang juga membuka saluran pengaduan apabila masyarakat menemukan indikasi hewan qurban sakit di lingkungan mereka. Laporan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas untuk mencegah penyebaran.

“Kita semua harus berperan aktif. Bila ada yang mencurigakan, laporkan saja. Kami siap tindak lanjuti demi keamanan bersama,” tutup Muhodrun.

Sumber: RRI.co.id, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok 

 

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini