Viral, Pungli Bikin SKTM di Lebak Rp400 Ribu

Adi Subchan - 08 March 2026

Kades Rahong memarahi oknum PNS Dinsos Lebak yang diduga meminta Rp400 ribu kepada warga untuk SKTM BPJS PBI. (Foto: Istimewa)
Kades Rahong memarahi oknum PNS Dinsos Lebak yang diduga meminta Rp400 ribu kepada warga untuk SKTM BPJS PBI. (Foto: Istimewa)

Kades Rahong memarahi oknum PNS Dinsos Lebak yang diduga meminta Rp400 ribu kepada warga untuk SKTM BPJS PBI.

Aktual Tangerang – Beredar video Kepala Desa Rahong, Kecamatan Malimping, memarahi oknum PNS Dinas Sosial (Dinsos) Lebak.

Peristiwa terjadi akibat dugaan oknum PNS meminta uang Rp400 ribu kepada warga untuk pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Oknum PNS berinisial SN, warga Kecamatan Bojong Manik, bertugas di wilayah Kecamatan Malimping.

Kronologi Kejadian

Kepala Desa Rahong, Ubed Jubaidi, membenarkan memarahi PNS tersebut pada Jumat (7/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Ubed menjelaskan, warga Desa Kadujajar meminta SKTM untuk menurunkan desil BPJS Kesehatan PBI dari desil 6 ke 5.

“Waktu itu ada warga Kadujajar, istrinya mau lahiran, desilnya mau diturunkan. Oknum PNS itu minta Rp400 ribu,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Baca Juga :  13 Titik di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir 1,5 Meter

Ia mengetahui kejadian setelah mendapat informasi dari Kades Kadujajar bahwa warga diminta uang. “Saya langsung mendatangi oknum PNS itu dan menegurnya,” kata Ubed.

Ubed menambahkan, oknum PNS itu baru bertugas satu minggu di Kecamatan Malimping.

“Ternyata korban tidak hanya satu orang, ada warga lain yang juga diminta uang sama dia,” ujarnya.

Oknum PNS bertugas melakukan perbaikan data BPJS Kesehatan PBI di setiap kecamatan.

“Sekarang petugas Dinsos satu orang per kecamatan, khusus untuk perbaikan BPJS PBI,” jelas Ubed.

Ubed memastikan, kejadian sudah dilaporkan ke Dinsos Lebak untuk ditindaklanjuti.

“Sudah saya laporkan, katanya akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. ***

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah, Siap-siap Harga BBM Naik

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini