Den Imam Dwi Prasetya, pegawai BUMN asal Tangerang, meninggal dunia akibat kecelakaan truk trailer di Tol Batang–Semarang KM 354.
Aktual Tangerang – Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Tol Batang-Semarang, Minggu (41/1/2026), menewaskan seorang karyawan BUMN.
Den Imam Dwi Prasetya (49), pegawai BUMN yang tinggal Tangerang, Banten, tewas dalam insiden tersebut.
Kecelakaan terjadi di KM 354+200 jalur A, wilayah Desa Karanggeneng, Kabupaten Batang, pukul 10.22 WIB.
Sebuah truk trailer bermuatan besi mengalami gangguan kemudi dan kehilangan kendali. Truk kemudian menghantam dua kendaraan pribadi yang melaju searah.
Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah membenarkan peristiwa tersebut.
“Kecelakaan dipicu kerusakan teknis pada sistem kemudi truk trailer,” ujar AKP Eka.

Truk oleng ke kanan dan menabrak Toyota Voxy serta Mercedes-Benz.
Kecelakaan melibatkan truk Hino L 8524 UN, Toyota Voxy B 2826 TYL, dan Mercedes-Benz B 212 DHM.
Truk melaju dari arah barat menuju timur di jalur satu. Benturan keras membuat truk menabrak median jalan sehingga menghentikan lajunya.
“Kondisi jalan lurus dan cuaca cerah saat kejadian,” kata AKP Eka.
Korban meninggal diketahui sebagai penumpang Toyota Voxy. “Korban meninggal dunia di lokasi akibat cedera kepala,” jelas AKP Eka.
Selain korban meninggal, lima orang lainnya mengalami luka-luka. Seorang anak perempuan berusia tujuh tahun turut menjadi korban.
“Korban anak mengalami cedera kepala dan sempat tidak sadarkan diri,” ungkap AKP Eka.
Korban anak langsung dirujuk ke RS QIM Batang. Penumpang lain, Kusniyah (59), mengalami patah tulang lengan kiri.
Pengemudi Toyota Voxy hanya mengalami luka lecet. Pengemudi Mercedes-Benz mengalami memar pada kaki kiri.
Seluruh korban selamat dievakuasi ke RSUD Batang dan RS QIM Batang.
Sopir Trailer Diamankan Polisi
Pengemudi truk trailer diketahui bernama Jumali (35), warga Kabupaten Rembang. Polisi telah mengamankannya untuk pemeriksaan lanjutan.
“Sopir truk sudah kami amankan. Keterangan awal menyebutkan adanya gangguan pada setir, namun akan kami dalami melalui pemeriksaan teknis kendaraan dan saksi-saksi,” tegasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di ruas Tol Batang–Semarang sempat mengalami perlambatan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama mengingat posisi kendaraan yang ringsek dan ukuran truk bermuatan besar.
Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol melakukan pengaturan lalu lintas hingga kondisi kembali normal.
AKP Eka Hendra menegaskan, kecelakaan ini menjadi peringatan serius bagi pengemudi kendaraan berat.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Gangguan teknis di jalan tol bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.









Leave a Reply