Ketua PTMSI Tangsel Bicara Fenomena Bintik di Turnamen Tenis Meja

Syahrul Munir - 08 December 2025

Fenomena Bintik
Ketua PTMSI Tangsel Lilik Supri Nur Hanafi bicara soal fenomena bintik. (FOTO: Aktual Tangerang)

Fenomena penggunaan bet bintik dalam setiap turnamen tenis meja yang diselenggarakan para komunitas di Tangerang Selatan marak.

Aktual Tangerang – Ketua PTMSI Tangerang Selatan Lilik Supri Nur Hanafi bicara animo masyarakat dengan olahraga tenis meja ini luar biasa. Aktivitas olahraga pingpong ini merebak mulai dari kawasan elite hingga gang sempit. 

Begitu juga dengan penyelenggaraan turnamen tenis meja dari para pehobi itu marak seperti kacang goreng. Hampir setiap pekan turnamen digelar masing-masing komunitas di perumahan atau perkampungan.

Muncul fenomena baru dengan penggunaan bet bintik yang tak kalah seru. Penggunaan bet bintik seakan menjadi gaya baru dalam bermain tenis meja.

Bet antispin ini memang tak melanggar aturan pertandingan, selama bintik yang digunakan berdasarkan aturan federasi tenis meja dunia. 

Tapi yang menjadi dilema itu saat para pehobi membebaskan peggunaan bet bintik di luar aturan PTMSI, seperti bintik proses.

“Sekarang banyak juga komunitas menggelar turnamen dengan membebaskan penggunaan bet bintik proses. Dan peminatnya lumayan tinggi,” ujar Lilik Supri Nur Hanafi. 

Lilik mengakui kalau penggunaan bet bintik proses ini menjadi tantangan bagi PTMSI Tangsel. Di satu sisi, penggunaan bintik proses ini menabrak aturan.

Namun sisi lain turnamen dengan membolehkan bet bintik proses ini juga banyak peminat. “Ini yang menjadi tantangan kami untuk memberikan edukasi penggunaan bet bintik,” ujarnnya. 

Baca Juga :  SEA Games 2025, Timnas Indonesia U22 Keok Hadapi Filipina

Lilik  mengatakan ke depan, pihaknya akan merangkul komunitas tersebut dan meminta agar menyisipkan nomor usia muda di setiap tunamen untuk mendukung pembinaan dan prestasi tenis meja. Meskipun dalam pelaksanaannya, ini tentu tidak mudah. 

“Program saya bagaimana di setiap turnamen komuniitas itu menyisipkan satu nomor untuk usia muda sebagai pembinaan dan kaderisasi atlet,” ujarnya. 

Ukir Sejarah 

Ketua PTMSI Tangsel ini cerita banyak soal kemeriahan turnamen, termasuk Turnamen PTMP Tangsel yang pertama di bulan Agustus 2025 lalu. Ia menyebut turnamen PTMP Tangsel pertama ini diikuti oleh pemain tenis meja perempuan dari berbagai kelurahan di Tangerang Selatan.

PTMP ini sudah mengantongi SK dari PTMSI Tangsel. PTMP menggelar turnamen di GOR Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membuka turnamen tersebut.

“Saya bisa bilang itu Turnamen PTMP pertama sepanjang sejarah Tangsel berdiri. Dan kegiatannya sangat aktif,” ujarnya.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini