Ini Isi Buku Diary Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Adi Subchan - 15 November 2025

Pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading telah keluar dari RS Polri dan masih menjalani penanganan psikologis. Sementara, dua korban masih dirawat. (Foto: CNN Indonesia)
Pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading telah keluar dari RS Polri dan masih menjalani penanganan psikologis. Sementara, dua korban masih dirawat. (Foto: CNN Indonesia)

Polisi menemukan buku diary milik terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang berisi keluhan pribadi sejak kecil. Penyidikan masih berlangsung.

Aktual Tangerang – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menemukan sebuah buku diary diduga milik pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta.

Temuan itu diperoleh setelah polisi memeriksa rumah terduga pelaku di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan buku itu ditemukan saat penggeledahan pascaledakan.

Ia menjelaskan tim juga memeriksa saksi dan mengumpulkan temuan awal dari lokasi kejadian.

Penggeledahan di rumah terduga pelaku kemudian mengarahkan penyidik pada sebuah buku berisi keluhan pribadi.

Menurut Iman, buku itu memuat catatan terduga pelaku yang sering merasa sendiri. Tulisan itu menggambarkan kondisinya yang tidak memiliki teman untuk berbagi cerita.

Baca Juga :  Pelaku Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Gunakan Remote

Iman menegaskan isi buku menunjukkan keluhan yang sudah berlangsung lama. Catatan tersebut ditulis sejak terduga pelaku masuk SMA. Namun sebagian besar isinya menceritakan pengalaman sejak masa kecilnya.

Meski begitu, polisi belum mengonfirmasi isi buku kepada terduga pelaku. Ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi mengutamakan pemulihan kesehatannya sebelum meminta keterangan lanjutan.

Ketua RT 10 RW 12 Sukapura, Danny Rumondor, menyebut terduga pelaku dikenal tertutup sejak masuk SMA. Ia tidak pernah mengikuti kegiatan bersama teman sebayanya di lingkungan rumah. Aktivitas hariannya hanya berangkat sekolah, pulang, lalu mengurung diri di kamar.

Ia lebih sering berada di kamar dengan laptop dan telepon genggamnya. Interaksinya dengan warga maupun penghuni rumah sangat minim.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini