Pansus DPRD Tangsel Bahas RTRW, Banjir Jadi Sorotan

Adi Subchan - 13 November 2025

Motor terendam banjir sebaiknya tidak langsung dinyalakan. AHM menjelaskan risiko kerusakan mesin dan kelistrikan. (Foto: Ist/Ilustrasi)
Motor terendam banjir sebaiknya tidak langsung dinyalakan. AHM menjelaskan risiko kerusakan mesin dan kelistrikan. (Foto: Ist/Ilustrasi)

DPRD Tangsel mulai bahas Raperda RTRW 2025–2045. Pansus soroti penanganan banjir dan sinkronisasi kebijakan tata ruang.

Aktual Tangerang – Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Tangerang Selatan mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RTRW 2025–2045, Rabu (12/11/2025).

Rapat pembahasan berlangsung di ruang aspirasi gedung DPRD Tangsel dan membahas sejumlah isu penting kota.

Salah satu topik yang paling disorot dalam pembahasan kali ini adalah penanganan banjir di wilayah Tangsel.

Ketua Pansus DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi, mengatakan penanganan banjir menjadi perhatian serius dalam penyusunan RTRW baru.

“Tangsel kota perdagangan dan jasa. Investasi terbesar berasal dari sektor properti,” ujar Syawqi usai rapat.

Ia menegaskan, solusi banjir tidak cukup mengandalkan situ atau waduk, tetapi juga sistem drainase terpadu.

“Kita ingin konsep Zero Delta Q diterapkan, dengan adanya long storage dan sistem drainase berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Baru Setahun, Rumah Bedah di Serua Indah Sudah Rusak Parah

Syawqi menambahkan, pembahasan sudah memasuki tahap pasal demi pasal dan penyelarasan kebijakan dengan kondisi di lapangan.

“Hari ini kita bahas pasal per pasal. RTRW ini bagian dari evaluasi lima tahunan,” katanya.

Pansus memastikan kebijakan RTRW sinkron dengan kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“Kita pastikan sinkronisasi kebijakan dan penerapannya di lapangan sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Selanjutnya, Pansus akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperdalam pembahasan RTRW.

“Juga akan dilakukan studi tiru ke daerah yang sudah menerapkan RTRW terbaru,” pungkas Syawqi.

Baca Juga :  PKL Pasar Serpong Minta Pemkot Tangsel Tinjau Ulang Kebijakan Relokasi

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini