Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 sebagai bentuk dukungan pendidikan.
Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. Ia mengungkapkan hal itu dalam sambutan gala dinner OMI 2025 di Puspemkot Tangerang, Senin (10/11/2025) malam.
Menurut Sachrudin, penunjukan Kota Tangerang selaras dengan arahan Gubernur Banten Andra Soni.
Penyelenggaraan OMI 2025 di Banten harus berada di wilayah yang dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. Tujuannya, untuk memudahkan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Kota Tangerang siap menjadi tuan rumah OMI 2025, karena ini kebanggaan bagi kami,” ujar Sachrudin.
Ia menilai, kegiatan nasional ini dapat menjadi energi positif bagi perkembangan pendidikan di daerahnya.
Pendidikan Jadi Pondasi Kemajuan Daerah
Sachrudin menegaskan, pendidikan merupakan pondasi utama kemajuan kota dan bangsa.
Ia menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut generasi muda tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.
“Anak-anak harus pintar, berakhlak, dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ucapnya.
Menurutnya, Olimpiade Madrasah Indonesia tidak sekadar kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi siswa madrasah berprestasi.
“Madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak, disiplin, dan semangat juang,” tambahnya.
Ajang Pembentukan Karakter dan Sportivitas
Wali Kota menyebut OMI menjadi ajang penting untuk menumbuhkan kerja sama dan sikap sportif antar pelajar.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tapi juga wadah belajar menghargai lawan dan menumbuhkan kejujuran,” katanya.
Pemkot Tangerang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program kolaboratif. Ia mencontohkan, program sekolah gratis untuk negeri dan swasta di semua jenjang telah berjalan baik.
“Alhamdulillah, kebijakan ini didukung penuh oleh Gubernur Banten,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin berpesan agar peserta OMI berkompetisi dengan semangat dan hati gembira. “Proses belajar lebih berharga dari hasil. Jadikan ajang ini batu loncatan menuju cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan siswa agar tidak mudah puas dan tetap rendah hati. “Teruslah menjadi pelajar yang berakhlak dan mencintai ilmu,” tambahnya.
Menurutnya, penyelenggaraan OMI 2025 menjadi momentum memperkuat peran madrasah. Ajang ini diharapkan mencetak generasi muda yang mandiri, berakhlak, dan siap bersaing di masa depan.
“Olimpiade ini menumbuhkan semangat berprestasi dan mempererat persaudaraan antar madrasah di Indonesia,” pungkasnya.









Leave a Reply