Peremajaan Truk Sampah Tangsel Sedot Anggaran Rp12 Miliar

Adi Subchan - 03 November 2025

Kota Serang ditetapkan sebagai lokasi PSN PSEL. Pembangunan dimulai 2026 dan ditargetkan beroperasi pada 2028. (Foto: Indonesiadaily.net/Ilustrasi)
Kota Serang ditetapkan sebagai lokasi PSN PSEL. Pembangunan dimulai 2026 dan ditargetkan beroperasi pada 2028. (Foto: Indonesiadaily.net/Ilustrasi)

DLH Tangsel akan melakukan peremajaan 27 truk dan 54 arm roll pengangkut sampah senilai Rp12 miliar pada Desember 2025.

Aktual Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan peremajaan terhadap puluhan truk dan arm roll pengangkut sampah. Ini dilakukan untuk mengganti truk sampah yang dinilai sudah tidak layak pakai.

Kepala UPTD TPA Cipeucang DLH Tangsel, Desna Gera Andika, mengatakan peremajaan armada menjadi program prioritas pada anggaran perubahan APBD 2025.

Ia menjelaskan, pemesanan 27 unit truk dan 54 arm roll telah dilakukan dan dijadwalkan diserahterimakan awal Desember 2025.

“Pemesanan sudah dilakukan, dan insyaallah truk serta arm roll baru diserahterimakan awal Desember,” ujar Desna, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, total anggaran pengadaan mencapai Rp12 miliar. “Truk dan arm roll dibuat khusus agar mampu menampung air lindi dari sampah,” katanya.

Desna berharap desain baru tersebut mencegah air sampah berceceran selama proses pengangkutan sehingga meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga :  Aturan Baru, Ketua RW di Tangsel Jadi Ketua Bank Sampah

Saat ini, DLH Tangsel melakukan penyortiran terhadap armada yang masih beroperasi untuk memastikan kelayakan teknis.

“Truk yang tidak layak tidak akan digunakan. Kami pastikan yang beroperasi masih layak,” ujarnya.

Ia menekankan, setiap arm roll minimal tidak memiliki kebocoran agar tidak mengganggu masyarakat.

Desna juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan armada tidak layak pakai.

“Informasi dari warga menjadi catatan penting untuk evaluasi kami,” katanya.

Selain itu, Desna mengimbau masyarakat ikut berperan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.

“Kami ajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Air di Cipeucang Tercemar Sampah, Sudah tak Layak Digunakan

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini