Hujan deras memicu banjir di Tangerang dan Tangerang Selatan. Ratusan warga terdampak, dengan genangan mencapai 80 sentimeter di beberapa titik.
Aktual Tangerang – Sebanyak 250 warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, terdampak banjir akibat luapan Kali Angke. Hujan deras pada Sabtu (1/10/2025) membuat debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Pantauan Minggu (2/11/2025) menunjukkan air mulai surut, namun beberapa rumah masih tergenang.
Petugas BPBD dan Damkar Kota Tangerang, Iwan, menyebut sekitar 250 jiwa dari 150 kepala keluarga masih terdampak.
“Ketinggian air semula 60 sentimeter kini turun menjadi 30 sentimeter,” ujarnya.
Meski surut, genangan air masih menghambat aktivitas warga di sekitar bantaran Kali Angke.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.
“Kami mengingatkan warga agar siaga saat curah hujan tinggi dan segera melakukan antisipasi,” tambah Iwan.
Petugas BPBD dan Damkar masih membantu penyedotan air di titik genangan hingga kondisi dinyatakan aman.
Lima Lokasi di Tangsel Tergenang Banjir
Hujan lebat juga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, Kamis (31/10) sore. BPBD Kota Tangerang Selatan mencatat lima lokasi masih tergenang dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.
Penata Layanan Operasional BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, menyebut genangan terparah terjadi di Perumahan PBI RW 22, Kelurahan Jombang.
“Tinggi muka air mencapai 80 sentimeter dan berdampak pada 120 kepala keluarga,” katanya.
Kondisi cekungan di wilayah itu memperparah genangan akibat hujan berintensitas tinggi.
Selain Jombang, banjir juga terjadi di Jalan Tembok Bolong, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur.
Ketinggian air antara 40 hingga 70 sentimeter berdampak pada 60 kepala keluarga.
Di Perumahan Pondok Kacang Prima, genangan air 30 hingga 65 sentimeter dipicu perbaikan tanggul kali yang belum rampung.
Sementara di Jalan Masjid Darussalam Gang Damam, Kelurahan Kedaung, air setinggi 35 sentimeter merendam 20 kepala keluarga.
Di Jalan Flamboyan Adiraga, Kelurahan Rempoa, air setinggi 30 sentimeter masih menggenangi rumah warga akibat drainase meluap.
BPBD Tangsel terus menyiagakan personel dan memantau seluruh titik banjir hingga kondisi aman. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
“Warga diminta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” tegas Dian.
BPBD juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke saluran air karena dapat memperparah genangan.









Leave a Reply