Sebanyak 35 anak di Kota Cilegon tercatat menderita talasemia dan membutuhkan transfusi darah secara rutin.
Aktual Tangerang – Puluhan anak di Kota Cilegon tercatat menderita talasemia, kelainan darah genetik yang butuh penanganan khusus.
Informasi ini disampaikan Bendahara Nur Albab Nusantara Foundation, Eva Huriyati, saat kegiatan sosial di RSUD Cilegon.
Talasemia adalah kelainan genetik yang membuat tubuh tidak memproduksi hemoglobin secara normal. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen melalui darah ke seluruh tubuh.
Kekurangan hemoglobin menyebabkan anemia kronis dengan gejala lemas, pucat, dan cepat lelah. Penderita talasemia mayor umumnya membutuhkan transfusi darah rutin sepanjang hidupnya.
Eva mengatakan, data ini diperoleh dari kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh Yayasan Nur Albab Nusantara. Yayasan yang didirikan Edi Haryadi, ini aktif membantu pasien talasemia setiap bulan.
“Bulan ini, kami menyempatkan diri berkunjung ke rumah sakit,” ujar Eva, Selasa (21/10/2025).
Eva mengunjungi RSUD Cilegon untuk menjenguk pasien yang sedang menjalani transfusi darah. “Kami memberi dukungan dan bantuan kepada mereka yang sedang transfusi darah rutin,” lanjutnya.
Pada hari itu, tercatat tujuh pasien talasemia menjalani transfusi di RSUD Kota Cilegon. “Total penderita talasemia di Kota Cilegon yang tercatat oleh kami ada 35 orang,” jelas Eva. Namun, tidak semua pasien menjalani transfusi pada hari yang sama.
Eva menambahkan, mayoritas penderita talasemia di Cilegon adalah anak-anak. “Hampir semuanya anak-anak, hanya beberapa yang berusia sekitar 17 tahun,” ujarnya.
Untuk membantu para pasien, yayasan berencana menggelar aksi donor darah dalam waktu dekat.
“Kami akan adakan kegiatan donor darah agar stok darah tetap tersedia,” pungkasnya.








Leave a Reply