Di tengah perayaan ulang tahun ke-393, Kabupaten Tangerang menghadapi 200 km jalanan rusak. APBD terbatas, bantuan pusat belum turun.
Aktual Tangerang – Tepat di hari jadinya yang ke-393, Kabupaten Tangerang menghadapi persoalan serius. 200 kilometer jalanan mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansah, mengungkapkan kondisi tersebut.
“Sekitar 20 persen dari total 1.000 kilometer jalanan di Tangerang rusak parah,” kata Iwan, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, kerusakan dipicu oleh kendaraan bermuatan berlebih serta maraknya alih fungsi lahan di sejumlah wilayah.
“Muatan kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kelas jalan tidak sesuai dengan jenis kendaraan,” jelasnya.
Pemerintah daerah telah melakukan perbaikan menggunakan dana APBD. Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan dilakukan secara bertahap.
“Kami utamakan jalan rusak berat yang memiliki fungsi vital,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, bahwa rehabilitasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan skala prioritas.
“Perbaikan kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” lanjutnya.
Pihaknya juga telah mengusulkan perbaikan ke Kementerian PUPR melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025.
Namun hingga kini, belum ada bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN tahun 2025.
“Kami ajukan perbaikan untuk ruas yang tak sanggup ditangani APBD. Tapi belum ada realisasi,” pungkasnya.








Leave a Reply