Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel mengawasi proyek trotoar Ciater senilai Rp7,1 miliar karena diduga terjadi penyelewengan material dan alat.
Aktual Tangerang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan menyelidiki dugaan penyimpangan proyek revitalisasi trotoar di Jalan Ciater Raya, Serpong.
Proyek tersebut menyedot anggaran sebesar Rp7,1 miliar dari APBD dan dijadwalkan selesai pada Desember 2025.
Kejari Tangsel akan mengawasi secara langsung untuk memastikan proyek sesuai aturan dan spesifikasi teknis.
Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan penyalahgunaan alat maupun material dalam pengerjaan drainase.
“Diduga terjadi penyimpangan material pada proyek drainase di kawasan Ciater,” ujar Kasi Intel Kejari Tangsel, Ronny Bona Tua, Sabtu (11/10).
Ia menyebut tim kejaksaan akan memeriksa jenis batu, ketebalan, dan ukuran material yang digunakan di lapangan.
Pemeriksaan fisik dijadwalkan dilakukan awal pekan depan untuk memastikan kesesuaian dengan kontrak kerja.
“Senin kami akan lakukan opname fisik terhadap barang dan material yang sudah terpasang di lapangan,” ujarnya.
Ronny mengingatkan kontraktor dan pengawas proyek agar lebih teliti dalam memilih dan menggunakan material.
Ketelitian dinilai penting agar hasil proyek benar-benar bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat Tangsel.
“Proyek ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin pelaksanaannya transparan dan akuntabel,” kata Ronny.
Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Tangsel juga menanggapi hal tersebut.
Kabid Drainase dan Pedestrian, Saflinawati, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan selama proyek berlangsung.
Menurutnya, proyek trotoar senilai Rp7,1 miliar itu ditargetkan rampung sesuai jadwal, yakni Desember 2025.
“Mohon maaf jika ada hambatan di lokasi proyek. Tapi insyaAllah selesai tepat waktu dan bisa digunakan warga,” kata Saflinawati.
Revitalisasi trotoar ini merupakan bagian dari upaya peningkatan fasilitas publik di Kota Tangsel.
Trotoar dan drainase yang lebih baik diharapkan mendukung kenyamanan pejalan kaki dan kelancaran air hujan.









Leave a Reply