Bank Muamalat Hadirkan SRIA Sosial Perdana di Indonesia

Adi Subchan - 19 September 2025

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meluncurkan produk Sharia Restricted Investment Account (SRIA) sosial pertama di Indonesia. (Foto: Istimewa)
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meluncurkan produk Sharia Restricted Investment Account (SRIA) sosial pertama di Indonesia. (Foto: Istimewa)

Bank Muamalat memperkenalkan produk Sharia Restricted Investment Account (SRIA) sosial pertama di Indonesia 

Aktual Tangerang – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meluncurkan produk Sharia Restricted Investment Account (SRIA) sosial pertama di Indonesia.

Produk inovatif ini digunakan untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah di Semarang.

SRIA sosial diperkenalkan dalam agenda Synergy Roadshow 2025 yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/9). Meski masih dalam tahap uji coba terbatas (piloting), proyek ini diharapkan membuka jalan bagi skema pembiayaan campuran (blended-financing). Maksud pembiayaan campuran adalah antara keuangan sosial dan komersial, terutama untuk mendukung proyek-proyek keumatan.

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono menyampaikan rasa syukurnya atas peluncuran produk ini. Ia menyebut SRIA sosial sebagai wujud nyata dari instrumen keuangan syariah yang berdampak langsung pada pemanfaatan aset umat. Selain itu juga pelayanan kesehatan masyarakat.

“Penyediaan alkes yang lebih lengkap dan berkualitas akan meningkatkan layanan rumah sakit. Insya Allah, SRIA sosial membawa manfaat nyata bagi pasien, donatur, investor, maupun Bank Muamalat,” ujar Imam, Jumat (19/9/2025).

Bank Muamalat menilai SRIA sosial sebagai manifestasi dari maqashid syariah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs) dan lingkungan (planet). Kemudian juga meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat. Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah nasional.

Direktur Utama RS Roemani Muhammadiyah, Sri Mulyani, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, SRIA sosial sejalan dengan visi rumah sakit yang berdiri sejak 1975 itu, yakni menyediakan layanan kesehatan berstandar global dengan harga terjangkau, teknologi terkini, dan berlandaskan nilai-nilai Islami.

Baca juga:

Synergy Roadshow dan Optimisme Kinerja

Synergy Roadshow 2025 merupakan inisiatif bersama antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Muamalat untuk memperkuat kinerja bisnis di seluruh wilayah operasional. Setelah Medan dan Semarang, kegiatan ini akan berlanjut ke Surabaya dan Makassar hingga awal Oktober 2025.

Baca Juga :  TPA Cipeucang Solusi Transisi Atasi Masalah Sampah di Tangsel

Imam menjelaskan bahwa forum ini menjadi sarana penyampaian arahan strategis dari manajemen kepada para pimpinan cabang dan wilayah, sekaligus membangun semangat optimisme untuk pertumbuhan berkelanjutan.

“Insya Allah, transformasi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang benar. Kami berkomitmen tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” kata Imam.

Selama semester pertama 2025, fokus bisnis Bank Muamalat pada segmen retail membuahkan hasil positif. Pembiayaan konsumer tumbuh signifikan mencapai Rp3,4 triliun. Produk seperti Prohajj Plus, Multiguna, KPR iB Hijrah, dan Solusi Emas Hijrah menunjukkan peningkatan yang impresif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Per 30 Juni 2025, Bank Muamalat mencatat total pembiayaan sebesar Rp17,5 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp44,8 triliun, total aset Rp60,6 triliun, dan laba sebelum pajak Rp10,8 miliar.

Selain fokus pada bisnis, Bank Muamalat juga berkomitmen menginternalisasi lima simpul maqashid syariah dalam setiap aktivitas perbankan, yakni meningkatkan keimanan, menjaga keselamatan jiwa dan lingkungan, meningkatkan kecerdasan (terutama finansial), dan menjaga keturunan melalui pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Visi baru Bank Muamalat, yaitu “Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah”, ditegaskan sebagai kompas untuk kembali ke khittah, memperkuat identitas sebagai lembaga keuangan syariah yang berorientasi maslahat umat.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini