Nelayan Banten Ngeluh, Sulit Mendapatkan BBM Subsidi

Adi Subchan - 13 September 2025

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten bertemu dengan Gubernur Banten Andra Soni. Dalam pertemuan tersebut HNSI Banten mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM subsidi. (Foto: Dok Pemprov Banten)
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten bertemu dengan Gubernur Banten Andra Soni. Dalam pertemuan tersebut HNSI Banten mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM subsidi. (Foto: Dok Pemprov Banten)

HNSI Banten mengadu ke Gubernur Andra Soni soal sulitnya akses BBM subsidi dan penyempitan jalur nelayan akibat industri. Pemprov janji siapkan solusi.

Aktual Tangerang – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kepada Gubernur Banten Andra Soni.

Hal itu disampaikan saat pengurus DPD HNSI Banten bertemu dengan Gubernur Banten Andra Soni, Kamis (11/9/2025).

Ketua DPD HNSI Banten Neneng Sri Hastuti Handayani mengatakan distribusi BBM subsidi bagi nelayan masih belum merata. Banyak wilayah pesisir, khususnya di tingkat kecamatan dan desa, belum terakomodasi kuota subsidi tersebut.

“Terkait BBM subsidi ini belum merata. Masih banyak ranting di pesisir pantai yang belum terakomodir kuota BBM-nya,” ujar Neneng dalam siaran persnya secara tertulis, Sabtu (13/9/2025).

Ia berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah kebijakan, baik melalui penambahan kuota maupun kemudahan akses izin bagi nelayan.

“Harus ada solusi, apakah menambah kuota atau memberikan kemudahan izin,” ujarnya.

Baca juga:

Selain BBM, HNSI juga menyoroti penyempitan jalur nelayan akibat pembangunan industri di wilayah pesisir. Neneng meminta nelayan dilibatkan dalam setiap penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan penerbitan izin terkait.

Menanggapi hal itu, Gubernur Andra Soni menyatakan akan membentuk forum lanjutan guna membahas persoalan nelayan secara komprehensif. Diskusi teknis akan lebih dulu digelar bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Banten.

“Supaya saat pertemuan nanti bukan lagi sekadar curhat, tapi sudah sama-sama mencari solusi,” ujar Andra.

Baca Juga :  18 Bulan Pimpin Banten, Program Unggulan Andra Soni Dipertanyakan

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini